Koma.id | Jakarta – Pemerintah memastikan penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 3 akan mulai cair pada 20 Juli 2026. Informasi ini menjadi kabar penting bagi jutaan keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ditargetkan mulai berjalan pada 20 Juli 2026 secara bertahap melalui bank penyalur yang telah ditunjuk. Penerima bansos dapat mengecek status pencairan secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP melalui laman resmi Kemensos atau aplikasi cek bansos.
Boni Hargens Nilai Langkah Kapolri Perkuat Sinergi Antar Lembaga Demi Stabilitas Nasional
“Mudah-mudahan tanggal 20 Juli sudah mulai penyaluran,” ujar Saifullah Yusuf,
Gegara Kisruh Kasus Febri, Analis Desak Jaksa Agung, Menhan dan Dua Pejabat Tinggi Lainnya Mundur
Selain PKH yang menyasar keluarga miskin dengan komponen pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial, BPNT diberikan dalam bentuk bantuan pangan yang disalurkan lewat kartu elektronik. Pemerintah menegaskan penyaluran bansos dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengurangi beban ekonomi keluarga penerima manfaat.
Data menunjukkan, jumlah penerima bansos PKH dan BPNT tahun ini tetap tinggi. Persaingan untuk memastikan data valid menjadi perhatian, sehingga masyarakat diminta aktif melakukan pengecekan status penerima.
Dengan pencairan yang dimulai 20 Juli, masyarakat diharapkan segera memanfaatkan fasilitas pengecekan online agar tidak terjadi kebingungan di lapangan. Pemerintah menekankan bahwa bansos ini merupakan bagian dari komitmen menjaga kesejahteraan rakyat di tengah tantangan ekonomi.








