KOMA.ID, JAKARTA – Pengamat politik dan Influencer Rumail Abbas meragukan klaim yang menyebut Presiden RI Prabowo Subianto membaca hingga 50 buku setiap hari. Keraguan itu disampaikan Rumail setelah mencermati sejumlah pidato Prabowo yang dinilainya berulang dan memiliki pola penyampaian yang serupa di berbagai forum.
Melalui komentarnya di media sosial, Rumail menilai seseorang yang memiliki kebiasaan membaca puluhan buku setiap hari seharusnya mampu menghadirkan gagasan dan argumentasi yang lebih kaya dalam setiap pidatonya.
“Orang yang membaca 50 buku dalam sehari, tapi kenapa pidatonya ngenyek-ngenyek dan mirip seperti ini?” tulis Rumail Abbas, Kamis (25/6/2026).
Ia bahkan mengaku sependapat dengan pandangan pakar hukum tata negara Feri Amsari yang sebelumnya mempertanyakan kemungkinan seseorang mampu membaca sebanyak itu dalam satu hari.
“Benar kata Feri Amsari: mustahil Prabowo baca buku sebanyak itu,” lanjutnya.
Menurut Rumail, kebiasaan membaca dalam jumlah besar umumnya akan tercermin pada keluasan perspektif, variasi argumentasi, serta kualitas penyampaian gagasan seorang pembicara. Karena itu, ia menilai pidato-pidato Prabowo yang menurutnya memiliki kemiripan di berbagai kesempatan justru memperkuat keraguannya terhadap klaim tersebut.
“Orang yang gemar baca buku gak akan ngoceh semirip ini di forum berbeda,” ujarnya.
Sebelumnya, pernyataan mengenai kebiasaan Prabowo membaca 50 buku setiap hari disampaikan oleh Presiden Partai Buruh sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal.
Di mana Said Iqbal pernah melontarkan pujian tinggi terhadap Presiden terpilih Prabowo Subianto. Dalam sebuah diskusi mengenai Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) untuk pekerja di Heritage Center, Jakarta, Senin (10/6/2024), Said menyebut Prabowo memiliki kecerdasan luar biasa dengan IQ mencapai 170, setara dengan ilmuwan dunia Albert Einstein.
“Saya tahu kecintaannya Pak Prabowo dengan rakyatnya. Daya menyerapnya itu tinggi, orang cerdas, IQ-nya 170, sama-sama Einstein,” ujar Said. Ia menambahkan, kedekatannya dengan Prabowo selama satu dekade membuatnya memahami betul kepribadian sang presiden.
Selain itu, Said juga menyoroti kebiasaan Prabowo yang disebut sebagai pembaca buku sejati. Menurutnya, Prabowo mampu menuntaskan hingga 50 buku dalam sehari. “Kalau Anda ke rumah beliau di Hambalang, mungkin dua kali ukuran ruangan ini, itu buku semua. Sehari beliau baca buku itu mungkin 50 buku, cepat dia bacanya,” ungkapnya.
Said menilai kecerdasan Prabowo akan menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran menteri di kabinet mendatang. “Presiden kita ini pintar, superpintar. Saya tahu sendiri, jadi menteri-menterinya (nanti) kedodoran, saya kasih tahu, karena ilmunya tinggi sekali,” tegasnya.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi perbincangan publik dan memicu beragam tanggapan, termasuk dari sejumlah akademisi, pengamat politik, hingga warganet yang mempertanyakan realistis atau tidaknya seseorang membaca puluhan buku dalam satu hari.













