Koma.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan penjelasan terkait sorotan publik terhadap anggaran pengadaan sepatu untuk program Sekolah Rakyat yang nilainya mencapai Rp27 miliar.
Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu mengatakan angka Rp27 miliar yang beredar di publik bukan merupakan total keseluruhan anggaran sepatu, melainkan hanya untuk satu jenis atau model sepatu tertentu.
“Yang Rp27 miliar itu sebetulnya hanya satu jenis sepatu. Padahal sepatu untuk siswa itu ada empat jenis,” ujar Saifullah Yusuf dalam keterangannya, Rabu (7/5/2026).
Ia mengaku belum mengetahui secara rinci total keseluruhan anggaran pengadaan perlengkapan Sekolah Rakyat, termasuk kebutuhan sepatu dan seragam siswa. Karena itu, ia meminta jajarannya membuka seluruh detail pengadaan kepada publik.
“Saya juga minta supaya dibuka saja semuanya. Dicek bersama-sama agar publik tahu,” katanya.
Menurut Gus Ipul, sejauh ini dirinya baru mengetahui jumlah jenis perlengkapan yang akan diberikan kepada siswa, termasuk delapan jenis seragam yang disiapkan dalam program tersebut.
Berdasarkan data pengadaan di sistem INAPROC, nilai Rp27,5 miliar tercatat untuk dua paket pengadaan sepatu melalui metode e-purchasing. Selain itu, terdapat anggaran lain untuk sepatu olahraga siswa sebesar Rp19,6 miliar, sepatu dinas guru Rp5,57 miliar, serta sepatu olahraga guru sekitar Rp3,97 miliar.
Menanggapi sorotan publik, Gus Ipul menegaskan Kementerian Sosial berkomitmen menjaga transparansi dalam seluruh proses pengadaan program Sekolah Rakyat. Ia juga membuka ruang pengawasan dari masyarakat.
“Kalau ada penyimpangan, silakan dilaporkan. Nanti akan kami tindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia menjelaskan proses pengadaan dilakukan melalui mekanisme resmi pemerintah, mulai dari kelompok kerja pengadaan hingga pejabat pembuat komitmen (PPK), sehingga seluruh tahapan dapat diawasi secara administratif maupun hukum.
Program Sekolah Rakyat sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk melalui penyediaan perlengkapan sekolah bagi para siswa.













