Koma.id | Toba – Sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan anak Sekolah Minggu HKBP Tanjung Seri, Batu Bara, mengalami kecelakaan tragis di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Jangga Dolok, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Bus bernomor polisi AA 7188 QE itu terjun ke jurang sedalam 15 meter. Jumat (01/05).
Plt Kasi Humas Polres Toba, Ipda Khairudin Selian, menjelaskan bus tersebut membawa 58 orang, terdiri dari 43 anak sekolah minggu dan 15 pendamping, termasuk sopir dan kenek.
“Tidak ada korban jiwa, namun 50 penumpang mengalami luka ringan. Sebanyak 43 dirawat di RSUD Porsea dan tujuh lainnya di RSU Parapat. Delapan orang selamat tanpa luka,” ujarnya.
Artis hingga Anggota DPR Dukung Nadiem
Kronologi Kejadian
- Rombongan berangkat dari Parapat menuju Panti Hepata Laguboti untuk kegiatan sosial.
- Saat melintasi turunan tajam di Jalinsum, kondisi hujan deras membuat jalan licin dan berkabut.
- Bus yang dikemudikan Lastua Gultom (53) hilang kendali, menabrak pembatas jalan, lalu terjun ke jurang.
- Suasana panik terjadi, jeritan anak-anak terdengar dari dasar jurang sebelum warga sekitar dan pengendara membantu evakuasi.
Penanganan Korban
- Tim gabungan kepolisian, tenaga medis, dan warga mengevakuasi seluruh penumpang dari jurang dengan medan curam.
- 43 korban luka dirawat di RSUD Porsea, 7 korban di RSU Parapat.
- Sopir dan kenek bus telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Kapolsek Lumban Julu AKP Nandi Butarbutar bersama Kanit Laka Aiptu Dia Siregar memimpin pengaturan arus lalu lintas dan proses evakuasi bus. Hingga siang hari, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi tetap lancar.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, namun faktor cuaca buruk dan kondisi jalan ekstrem diduga kuat menjadi pemicu. Peristiwa ini kembali mengingatkan tingginya risiko kecelakaan di jalur lintas Sumatera, terutama saat hujan deras dan medan jalan berbahaya.








