Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Polhukam

Habib Syakur Tolak Tegas Wacana Impeachment Presiden Prabowo: Jangan Gaduh, Kawal Sampai Akhir!

Views
×

Habib Syakur Tolak Tegas Wacana Impeachment Presiden Prabowo: Jangan Gaduh, Kawal Sampai Akhir!

Sebarkan artikel ini
Prabowo
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

KOMA.ID, MALANG – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, memberikan respons keras terhadap mencuatnya narasi pemakzulan atau impeachment terhadap Presiden Prabowo Subianto yang sempat dilontarkan oleh pengamat politik Saiful Mujani. Ia menilai bahwa wacana tersebut tidak hanya prematur, tetapi juga berpotensi menciptakan kegaduhan politik yang tidak produktif bagi stabilitas nasional yang sedang dibangun.

Habib Syakur menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto adalah pemimpin yang dipilih secara konstitusional melalui mandat rakyat yang sah. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban seluruh elemen bangsa untuk menghormati proses demokrasi tersebut dan mendukung pemerintahan hingga masa jabatannya berakhir.

Silakan gulirkan ke bawah

“Narasi impeachment yang digulirkan oleh Saudara Saiful Mujani itu sangat tidak berdasar dan hanya memicu perpecahan. Kita harus dewasa dalam berpolitik. Presiden Prabowo memegang mandat rakyat, dan tugas kita adalah memastikan mandat itu berjalan sukses demi kesejahteraan rakyat, bukan malah menjatuhkannya di tengah jalan dengan narasi yang provokatif,” tegas Habib Syakur, Minggu (5/4).

Meskipun menyatakan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo hingga akhir masa jabatan, aktivis demokrasi asal Malang Raya ini tetap menekankan pentingnya peran kontrol masyarakat. Ia menyatakan bahwa mendukung pemerintah tidak berarti menutup mata terhadap kekurangan yang ada.

“Mendukung bukan berarti memuja-muji tanpa celah. Kami di GNK dan seluruh elemen masyarakat akan tetap pasang mata dan telinga. Jika dalam tata kelola pemerintahan, kebijakan energi, atau kebijakan publik lainnya ditemukan ada yang kurang tepat atau bahkan salah, kami akan menjadi yang terdepan untuk memberikan kritik yang membangun,” imbuhnya.

Menurutnya, kritik yang konstruktif adalah vitamin bagi demokrasi agar roda pemerintahan tetap berjalan di rel yang benar sesuai dengan cita-cita proklamasi.

Habib Syakur mengajak seluruh tokoh bangsa, pengamat, dan masyarakat umum untuk lebih fokus pada penguatan persatuan nasional daripada terjebak dalam intrik politik yang merugikan negara.

Ia mengingatkan bahwa tantangan global dan domestik ke depan sangat berat, sehingga diperlukan stabilitas politik yang kuat agar pemerintah dapat bekerja maksimal.

“Mari kita beri kesempatan Presiden Prabowo bekerja untuk rakyat. Jangan diganggu dengan isu-isu yang kontraproduktif. Kritiklah kebijakannya jika salah, beri saran jika kurang, tapi jangan berniat merusak tatanan konstitusi kita. Kita kawal kepemimpinan beliau sampai tuntas demi Indonesia yang lebih kuat,” pungkas Habib Syakur.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.