Koma.id, JAKARTA — Pemerintah melalui Istana Kepresidenan memastikan tidak akan ada kenaikan atau penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, dalam waktu dekat. Kepastian ini disampaikan setelah adanya koordinasi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dengan PT Pertamina (Persero) atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa hingga saat ini Pertamina belum memiliki rencana untuk menyesuaikan harga BBM. Dengan demikian, harga BBM tetap berlaku dan tidak mengalami perubahan per 1 April 2026.
Pernyataan ini sekaligus merespons beredarnya informasi di media sosial terkait proyeksi kenaikan harga sejumlah BBM nonsubsidi, seperti Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dex, dan Dexlite. Pemerintah menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Istana berharap klarifikasi ini dapat memberikan kepastian kepada masyarakat serta mencegah keresahan. Pemerintah juga menjamin bahwa ketersediaan BBM di dalam negeri dalam kondisi aman, sehingga masyarakat diminta tidak panik.
Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo Subianto dalam setiap kebijakannya selalu mengedepankan kepentingan rakyat, termasuk dalam hal menjaga stabilitas harga energi.
Senada dengan itu, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait perubahan harga BBM sebelum ada pengumuman resmi.
Sementara itu, pihak Pertamina juga menegaskan bahwa hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai penyesuaian harga BBM untuk periode April 2026. Perusahaan memastikan bahwa setiap kebijakan harga akan diumumkan secara transparan kepada publik.
Dengan adanya penegasan ini, pemerintah berharap situasi tetap kondusif dan masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak valid.
Dengan adanya penegasan ini, pemerintah berharap situasi tetap kondusif dan masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak valid.







