Koma.id – PT Pertamina melalui subholding komersialnya, Pertamina Patra Niaga, membantah kabar viral terkait kenaikan harga BBM per April 2026 yang beredar di media sosial. Informasi yang menyebut harga Pertamax mencapai Rp17.850 per liter dan Dexlite tembus Rp23.650 dipastikan tidak benar.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks dan tidak berasal dari sumber resmi perusahaan.
“Hingga saat ini tidak ada pengumuman resmi terkait perubahan harga BBM seperti yang beredar luas di masyarakat. Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi,” ujar Taufiq, Senin (30/3/2026).
Taufiq menegaskan bahwa seluruh informasi resmi terkait harga BBM hanya disampaikan melalui kanal resmi perusahaan, baik itu website, media sosial resmi, maupun layanan pelanggan Pertamina.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk lebih bijak dalam menyaring informasi, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan publik. Ia mengingatkan agar masyarakat selalu melakukan pengecekan sebelum menyebarkan informasi lebih lanjut.
Sebelumnya, kabar kenaikan harga BBM tersebut viral di berbagai platform digital dan menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Namun, Pertamina memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar kebijakan resmi.













