Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Arus Balik Lebaran 2026 “Meledak” Dua Gelombang! Kapolri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional

Views
×

Arus Balik Lebaran 2026 “Meledak” Dua Gelombang! Kapolri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional

Sebarkan artikel ini
Antarafoto Arus Mudik Lebaran 2026 1773808748 2c0489c744

Koma.id, Jakarta — Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang besar pada akhir Maret. Lonjakan ini diperkirakan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat usai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Kapolri menjelaskan, gelombang pertama diprediksi terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026. Sementara gelombang kedua diperkirakan berlangsung pada 28 hingga 29 Maret 2026.

Silakan gulirkan ke bawah

“Prediksi ini menjadi acuan bagi seluruh jajaran untuk menyiapkan langkah antisipasi secara maksimal,” ujar Sigit.

Sebagai langkah pengamanan, Polri telah menyiapkan berbagai strategi, termasuk rekayasa lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan serta penguatan pengamanan di jalur-jalur utama arus balik.

Selain itu, pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas tetap diberlakukan hingga 29 Maret 2026. Namun, pengecualian diberikan bagi kendaraan yang mengangkut kebutuhan pokok masyarakat guna menjaga distribusi logistik tetap berjalan lancar.

Dalam rangka memastikan kesiapan di lapangan, Kapolri bersama Panglima TNI Agus Subianto melakukan pengecekan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara daring kepada seluruh jajaran Polda di Indonesia.

Monitoring tersebut dipimpin langsung dari Pos Pengamanan Terpadu Lapangan Merdeka, Medan, dengan turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya serta Wali Kota Medan Rico Waas.

Kapolri menegaskan, sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam memastikan arus balik Lebaran berjalan aman, tertib, dan lancar di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan prediksi dua gelombang ini, masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan secara bijak guna menghindari puncak kepadatan serta selalu mematuhi arahan petugas di lapangan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.