Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomiInternasional

Imbas Perang AS–Iran, Malaysia Pertimbangkan Penangguhan Penerbangan Komersial

Views
×

Imbas Perang AS–Iran, Malaysia Pertimbangkan Penangguhan Penerbangan Komersial

Sebarkan artikel ini
Malaysia Airline Fotografer Sadewa Sampurno Hadi
Fotografer : Sadewa Sampurno Hadi_Malaysia Airline

Koma.id | Kuala Lumpur – Pemerintah Malaysia membuka opsi penangguhan sejumlah penerbangan komersial menyusul lonjakan harga bahan bakar akibat eskalasi konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke, menyampaikan hal itu usai bertemu dengan manajemen maskapai, operator bandara, pemasok bahan bakar jet, dan otoritas penerbangan.

“Dengan biaya bahan bakar yang mencapai hampir setengah dari biaya operasional, maskapai penerbangan mungkin harus menangguhkan operasi penerbangan tertentu jika biaya bahan bakar terus meningkat,” ujar Loke, Minggu (15/03), dikutip dari Straits Times.

Silakan gulirkan ke bawah

Kementerian Perhubungan Malaysia (MOT) bersama seluruh pemangku kepentingan sepakat menggelar pertemuan mingguan untuk memantau perkembangan krisis. Maskapai juga diminta berbagi data dengan otoritas penerbangan guna memperkuat penilaian risiko.

Konflik AS–Iran telah memicu gangguan penerbangan global paling parah sejak pandemi Covid-19. Wilayah udara Iran, Irak, Israel, Yordania, Qatar, dan Kuwait ditutup, memaksa ratusan penerbangan dialihkan atau dibatalkan. Pusat penerbangan utama di Abu Dhabi, Dubai, dan Doha terdampak langsung, menyebabkan puluhan ribu penumpang terlantar.

Data perusahaan analisis penerbangan Cirium mencatat, 966 penerbangan dibatalkan pada 28 Februari, dan 716 penerbangan pada 1 Maret. Maskapai besar seperti Cathay Pacific, Japan Airlines, British Airways, Malaysia Airlines, dan Singapore Airlines telah menangguhkan sejumlah rute ke Timur Tengah.

Selain pembatalan, harga tiket pesawat internasional melonjak tajam. Laporan Wall Street Journal menyebut tarif penerbangan di beberapa maskapai naik hingga dua kali lipat dalam sepekan terakhir, dipicu kenaikan harga minyak dunia yang memperbesar biaya bahan bakar jet.

Malaysia Airlines sendiri telah menangguhkan penerbangan ke Doha, Jeddah, dan Madinah hingga awal Maret. Pemerintah Malaysia menegaskan langkah penangguhan penerbangan komersial akan dipertimbangkan lebih lanjut jika harga bahan bakar terus meningkat, demi menjaga keberlangsungan operasional maskapai dan stabilitas sektor transportasi udara.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.