Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaRagam

Mudik Lebaran 1447 H: Menjemput Rindu dengan Panduan Peta Digital Aman Bencana

Views
×

Mudik Lebaran 1447 H: Menjemput Rindu dengan Panduan Peta Digital Aman Bencana

Sebarkan artikel ini
Mudik Lebaran 1447 H: Menjemput Rindu dengan Panduan Peta Digital Aman Bencana

Koma.id | Jakarta – Kerinduan akan kampung halaman selalu menjadi magnet kuat bagi jutaan masyarakat Indonesia setiap menjelang Idulfitri. Namun, perjalanan panjang menuju sanak saudara tahun ini menuntut kewaspadaan lebih.

Di tengah ancaman cuaca ekstrem dan potensi bencana geologi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hadir memastikan “karpet merah” keselamatan bagi para pemudik.

Silakan gulirkan ke bawah

​Lewat koordinasi lintas kementerian dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Jakarta, Kamis (12/2), BNPB memperkenalkan strategi perlindungan berlapis. Salah satu senjatanya adalah optimalisasi platform InaRISK. Bukan sekadar aplikasi, InaRISK kini menjadi kompas digital yang menyajikan peta jalur mudik terintegrasi dengan data kerawanan bencana.

​“Kami menyiapkan peta jalur mudik yang terintegrasi dengan data kerawanan bencana,” ujar Raditya Jati, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB.

Harapannya sederhana namun krusial, pemudik tak lagi “buta” saat melintasi zona merah, sehingga setiap jengkal perjalanan bisa diantisipasi dengan matang.

​Tak hanya memetakan risiko di permukaan bumi, BNPB juga bersiap melakukan intervensi ke langit. Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) disiapkan sebagai opsi darurat jika cuaca ekstrem mengancam kelancaran arus mudik. Langkah ini diambil demi memastikan jalur-jalur utama tetap bisa dilalui tanpa hambatan cuaca yang berarti.

​Kehadiran negara juga akan terasa lebih dekat di titik-titik lelah para pemudik. Mulai dari rest area, terminal, pelabuhan, hingga destinasi wisata, tim pemantau khusus yang dipimpin langsung oleh pejabat setingkat eselon satu akan diterjunkan. Tujuannya satu: respon cepat saat keadaan darurat menyapa.

​“Langkah-langkah tersebut telah rutin dilakukan untuk meminimalisir risiko bencana dan memastikan petugas siap merespon cepat jika terjadi insiden di masa libur Lebaran,” tambah Raditya.

​BNPB menitipkan pesan hangat bagi setiap keluarga yang bersiap memacu kendaraannya. Keselamatan bukan hanya tugas petugas di lapangan, melainkan tanggung jawab yang dimulai dari kemudi masing-masing pemudik.

​Masyarakat diimbau untuk selalu Memantau Update rutin prakiraan cuaca dari instansi berwenang.

​Pahami Rute jalur evakuasi di sepanjang jalur mudik maupun di lokasi tujuan wisata.

​Siapkan Fisik dengan memastikan kendaraan prima dan kondisi kesehatan keluarga dalam keadaan terbaik sebelum berangkat.

​Mudik tahun ini bukan hanya tentang seberapa cepat kita sampai ke pelukan keluarga, tapi tentang seberapa aman kita menjaga langkah hingga tiba di ambang pintu rumah masa kecil.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.