Koma.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengungkapkan sedikitnya 500 kepala daerah tersangkut kasus korupsi sejak pelaksanaan pilkada langsung pada 2005. Data tersebut, menurut Bima, menjadi catatan serius bagi pemerintah sekaligus tamparan keras bagi upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih.
“Kalau kita tarik ke belakang dari 2005 dalam catatan kami, itu ada setidaknya 500 kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi sejak pilkada langsung,” ucapnya dikutip.
Heboh “Sale Indonesia” hingga “Buang Rupiah”, Haris Moti: Tidak Membangun Kedaulatan Bangsa
Ia mengaku memahami kemarahan publik atas masih maraknya praktik korupsi di tingkat daerah. Persoalan ini menjadi semakin mengkhawatirkan karena pemerintah tengah menargetkan Indonesia menjadi negara maju dalam 20 tahun ke depan, dengan agenda prioritas besar dan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.
“Jadi ketika kepala daerah itu masih bermain-main, masih terjebak dengan pola-pola lama, ya kami bisa paham, kalau warga bukan jengah lagi ya tapi marah dan geram. Ya kami pun begitu setiap mendengar kabar begitu, apa sih? Apa lagi sih? Ada lagi, kok masih berani?” ucapnya.







