Koma.id – Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan penanganan bencana yang melibatkan 12.397 personel Polri di berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatra.
Selain itu, Polri juga menyiapkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk evakuasi, layanan trauma healing bagi korban, transportasi bantuan, dan posko tambahan untuk mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan.
Fernando Emas Apresiasi Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional yang Libatkan 321 WNA
Ribuan Jenazah Perlu Diidentifikasi
Dalam rapat dengan Presiden Prabowo, Kapolri Listyo mengungkapkan laporan terbaru terkait penyikapan Polri terhadap Penanganan Bencana di Sumatra-Aceh.
Kapolri ungkap banyaknya jenazah yang memerlukan identifikasi oleh Polri, Listyo pun menurunkan beberapa Tim DVI. Selain itu, untuk menunjang kekuatan dalam pencarian korban, pihaknya memiliki stok kapal di Aceh dan Sumatra.
“Di Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar) terdapat masing-masing satu kapal, dan di Sumatra Utara (Sumut) ada dua kapal. Kemudian, anjing K-9 juga dikerahkan. Di Aceh ada 15 personel dengan tiga ekor K-9, di Sumut 14 personel dengan empat ekor dan Sumbar ada sepuluh personel dengan sepuluh ekor,” ujar Kapolri dalam konferensi pers Senin (8/12).
Selain itu, helikopter juga digunakan untuk mengevakuasi warga maupun mendisribusikan bantuan ke para korban.
Kapolri menyebut terdapat tiga helikopter di Aceh, dua helikopter di Sumut, dan satu helikopter di Sumbar.











