Koma.id– Pasangan suami istri, Anita Dewi dan Alvin Harris, akhirnya muncul ke publik setelah nama mereka viral akibat kasus hilangnya tumbler Tuku di rangkaian KRL yang menyeret petugas KAI Commuter.
Dalam sebuah video yang disebarkan melalui akun media sosial @alvinhrrs, keduanya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada petugas dan pihak yang dirugikan atas geger yang terjadi.
Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel
Alvin Harris membuka pernyataannya dengan menegaskan penyesalan mendalam atas unggahan dan tindakan mereka yang sebelumnya memicu tuduhan bahwa seorang petugas KAI bernama Argi diberhentikan dari pekerjaannya. Informasi itu terlanjur ramai di media sosial dan memicu simpati publik untuk petugas tersebut.
Sekarang Pejabat Gemar Bohong, Prof Romli Sampai Singgung Lebih Baik Ustadz Jadi Presiden
“Dari video yang kami buat ini kami berdua ingin meminta permohonan maaf sebesar-besarnya kepada saudara Argi dan semua pihak terkait yang terkena dampak dan dirugikan atas ucapan dan perbuatan kami berdua,” kata Alvin.
Anita Dewi turut menambahkan bahwa cara mereka menyikapi kejadian kehilangan barang tersebut tidak tepat dan menimbulkan keresahan luas. Ia berharap insiden viral ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi mereka.
“Dari lubuk hati kami yang paling dalam kami sangat meminta maaf yang sebesar-besarnya,” tutur dia.
Kasus ini berawal dari sebuah unggahan di Threads milik Anita mengeklaim bahwa petugas KAI Commuter kehilangan salah satu barangnya berupa tumbler Tuku yang tersimpan dalam cooler bag yang tertinggal di kereta.
Ketika barang ditemukan dan dikembalikan pada keesokan hari, tumbler itu disebut telah hilang. Unggahan tersebut kemudian membuay seorang petugas bernama Argi diberhentikan sebagai hukuman atas insiden tersebut.







