Koma.id | Bekasi – Praktisi travel haji, Ivan Septiadi dari Travel Duta Mulia, menegaskan pentingnya jamaah memilih jalur resmi dalam melaksanakan ibadah haji. Hal itu disampaikan dalam diskusi podcast bersama Senior Jurnalistik Aan Dwi Puantoro di Bekasi, Kamis (27/11).
“Kami selalu menganjurkan jamaah untuk menggunakan jalur haji mujamalah, yakni haji resmi yang diatur pemerintah. Jalur ini aman, nyaman, dan terjamin legalitasnya,” kata Ivan.
Ivan menambahkan, visa mujamalah juga bisa menjadi solusi bagi jamaah yang ingin berangkat lebih cepat.
BACA JUGA : Harga Emas Dunia Mendekati Rekor Tertinggi, Dipicu Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed
“Kalau ingin haji lebih cepat, gunakan visa mujamalah. Jangan sekali-kali tergiur dengan visa Amil (Dakhili), ziarah, atau jalur tidak resmi lainnya yang tidak jelas, karena itu berisiko menimbulkan masalah hukum maupun pelayanan,” tegasnya.
BACA JUGA : Aman dan Sesuai Aturan: Ivan Duta Mulia Bongkar Risiko Memilih Jalur Haji Ilegal
Pernyataan Ivan ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak terjebak jalur ilegal yang berpotensi merugikan jamaah.
Sehari sebelumnya, Anggota Komisi VIII DPR RI Surahman Hidayat menegaskan bahwa penyelenggaraan Haji 2026/1447 H merupakan momentum emas bagi Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) yang untuk pertama kalinya mengambil alih penuh mandat dari Kementerian Agama.
“Penyelenggaraan Haji 2026 adalah momentum emas sekaligus tonggak sejarah bagi Kemenhaj RI untuk membuktikan kehadiran negara dalam menjamin pelayanan ibadah haji umat Islam Indonesia,” ujar Surahman di Jakarta, Rabu (26/11).
BACA JUGA : Majelis Syuro Saudi Siap Bantu Wujudkan Permukiman Jemaah Haji Indonesia
Dengan jumlah jamaah terbesar di dunia, sebanyak 204.362 orang yang diberangkatkan melalui 525 kloter dari 14 embarkasi, Kemenhaj dituntut menghadirkan standar pelayanan yang lebih profesional, transparan, dan berkeadilan. Surahman menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang sigap, terutama bagi jamaah lansia dan penyandang disabilitas, agar penyelenggaraan haji 2026 menjadi lebih inklusif dan ramah bagi semua.








