Koma.id | Jakarta – Harga emas dunia kembali menguat dan mendekati level tertinggi sepanjang sejarah. Kenaikan ini terjadi di tengah ekspektasi pasar bahwa bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), akan memangkas suku bunga pada Desember 2025.
Melansir Reuters, Kamis (27/11), harga emas spot naik 0,8% menjadi US$ 4.162,99 per troy ounce pada pukul 13.55 waktu AS (01.55 WIB). Sementara kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember ditutup naik 0,6% ke US$ 4.165,20 per troy ounce.
“Fokus pasar kini bergeser dari pergerakan dolar menuju potensi penurunan suku bunga pada Desember,” kata analis Marex, Edward Meir.
Sentimen pasar juga terangkat oleh spekulasi pergantian Ketua The Fed. Kevin Hassett, penasihat ekonomi Presiden Donald Trump, disebut sebagai kandidat kuat menggantikan Jerome Powell. Kedekatan Hassett dengan Trump dinilai investor akan mendorong kebijakan suku bunga lebih rendah.
Data ekonomi AS turut memperkuat ekspektasi dovish The Fed. Klaim tunjangan pengangguran baru menurun, sementara kepercayaan konsumen melemah pada November. Kondisi ini menjadi angin segar bagi emas sebagai aset lindung nilai.
Sejumlah bank riset memproyeksikan harga emas bisa mencapai US$ 4.450 per troy ounce hingga 2026, didorong arus investasi stabil dan pembelian emas oleh bank sentral. UBS bahkan menaikkan proyeksi harga emas pertengahan 2026 menjadi US$ 4.500 per troy ounce.
Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer, menegaskan ekspektasi pemangkasan suku bunga semakin kuat setelah rilis data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan.
“Ekspektasi kini semakin mengarah pada kemungkinan pemangkasan suku bunga Desember 2025. Skenario tersebut semakin kuat berkat pernyataan dovish pejabat The Fed serta data ekonomi yang jinak,” ujarnya.
Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot naik 1% ke US$ 51,87 per troy ounce, platinum turun 0,2% ke US$ 1.550,40, dan paladium melemah 0,5% ke US$ 1.390,66.
Di dalam negeri, harga emas Antam justru melemah tipis. Berdasarkan data Logam Mulia Antam, harga emas berada di level Rp 2,378 juta per gram, turun dari sebelumnya Rp 2,380 juta per gram. Sehari sebelumnya, harga emas Antam sempat melonjak Rp 40.000 per gram.








