Koma.id– Solidaritas Para Pekerja Pariwisata Jawa Barat (P3JB) akan menggelar aksi unjuk rasa untuk kedua kalinya pada Senin (25/8/2025) mendatang. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan karena aspirasi mereka terhadap kebijakan larangan study tour oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dinilai tidak digubiris.
Koordinator Solidaritas P3JB, Herdis Subarja, mengungkapkan rencana aksi tersebut akan diikuti oleh sekitar lima ribu massa. Uniknya, aksi ini juga akan melibatkan sekitar 500 unit bus pariwisata yang menjadi alat penghidupan para pekerja. Massa aksi akan terdiri dari berbagai elemen yang tergabung dalam solidaritas, termasuk pekerja perusahaan otobus (PO), karyawan agen travel, biro perjalanan, dan pelaku UMMM di sektor pariwisata.
Tuntutan utama aksi ini tetap konsisten dengan demonstrasi sebelumnya yang digelar pada Senin (21/7) lalu, yaitu pencabutan kebijakan larangan study tour bagi siswa di Jawa Barat.
Herdis menegaskan bahwa sebelum memutuskan untuk turun ke jalan kembali, pihaknya telah melakukan berbagai upaya, termasuk menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto untuk meminta perhatian atas dampak kebijakan ini terhadap mata pencaharian ribuan orang.







