Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Berita

Lagu “Hentikan Bermain HP” Karya Willy Prakarsa Warnai Semangat Hari Anak Nasional di Jakarta

Views
×

Lagu “Hentikan Bermain HP” Karya Willy Prakarsa Warnai Semangat Hari Anak Nasional di Jakarta

Sebarkan artikel ini
Lagu “Hentikan Bermain HP” Karya Willy Prakarsa Warnai Semangat Hari Anak Nasional di Jakarta

Koma.id | Jakarta – Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti ruang Pagelaran Budaya Nusantara, Perpustakaan Nasional RI, Minggu (10/08), saat Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Provinsi DKI Jakarta menggelar perayaan Hari Anak Nasional ke-41. Bertajuk “Anak Hebat, Indonesia Kuat. Menuju Indonesia Emas 2045, Aku Agen Perubahan”, acara ini menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan rekreatif yang menginspirasi anak-anak untuk menjadi generasi pembawa perubahan.

Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah pemutaran lagu “Hentikan Bermain HP” yang dibawakan oleh vokalis Wowo dari Tangerang Banten. Lagu ciptaan Willy Prakarsa bukan hanya dikenal sebagai ketua Presidium aktivis JARI 98, tetapi juga sebagai sosok yang menyuarakan perubahan lewat musik. Ia aktif menciptakan lagu-lagu bertema sosial dan kebangsaan, menggandeng musisi jalanan dan komunitas akar rumput untuk menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat.

Silakan gulirkan ke bawah

“Hentikan bermain HP, nanti matamu bisa sakit bisa terkena radiasi,”

@willyprakarsamusic
@willyprakarsamusic

Lantunan lirik itu menggema di ruangan, mengajak anak-anak dan tamu undangan ikut berjoget menikmati musik dengan gerakan tubuh ringan, beberapa berjoget kecil sambil duduk, mengangguk dan menggoyangkan bahu mengikuti irama yang ceria.

orang tua untuk merenungkan kembali kebiasaan digital yang kian menggeser interaksi sosial.

Menurut Willy, lagu ini lahir dari keprihatinan terhadap fenomena anak-anak yang semakin larut dalam dunia virtual.

BACA JUGA : David Koeswoyo Kolaborasi dengan Willy Prakarsa untuk Musisi

“Kami ingin mengingatkan bahwa masa kecil adalah emas untuk bermain, berimajinasi, dan berinteraksi langsung. Lagu ini bukan larangan, tapi ajakan untuk seimbang,” ujarnya.

Acara ini juga diisi dengan pertunjukan seni, lomba edukatif, dan sesi dongeng interaktif yang melibatkan komunitas literasi dan pendongeng anak. Komnas PA DKI Jakarta berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang aman dan menyenangkan bagi anak-anak untuk berekspresi, belajar, dan membangun karakter.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.