Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Pasar Taman Puring Dilahap si Jago Merah, 724 Ruko Terancam Ludes Terbakar

Views
×

Pasar Taman Puring Dilahap si Jago Merah, 724 Ruko Terancam Ludes Terbakar

Sebarkan artikel ini
Pasar Taman Puring Dilahap si Jago Merah, 724 Ruko Terancam Ludes Terbakar

Koma.id, Jakarta – Kebakaran hebat terjadi di Pasar Taman Puring, Jalan Kyai Maja, Kelurahan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (28/7/2025) sekitar pukul 17.50 WIB. Api dengan cepat melahap sejumlah kios di Blok E dan F, memicu kepanikan pedagang dan pengunjung pasar.

Berdasarkan keterangan saksi mata, api pertama kali terlihat oleh seorang pedagang bernama Bapak Enjen saat hendak menunaikan salat Magrib di masjid dalam area pasar. Ia melihat kepulan asap hitam keluar dari salah satu kios pakaian. Tak lama, kobaran api pun muncul dan membesar.

Silakan gulirkan ke bawah

“Saya langsung coba padamkan pakai APAR, tapi tidak bisa, apinya cepat sekali membesar,” ujar Enjen saat dimintai keterangan oleh petugas.

Sementara itu, saksi lain bernama H. Karsimanto yang memiliki toko kacamata di Blok B, mendapat kabar kebakaran dari anaknya yang masih berada di lokasi. Ia langsung menuju lokasi, namun setibanya di pasar, rukonya sudah dalam kondisi hangus terbakar.

“Saya tidak bisa selamatkan apa-apa, semua barang habis terbakar,” ucapnya lirih.

Kebakaran ini diperkirakan mengancam sedikitnya 724 unit ruko yang berada dalam kawasan Pasar Taman Puring. Belum ada taksiran pasti mengenai total kerugian materi, namun hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban luka maupun jiwa.

Sebanyak 34 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi di bawah pimpinan Bapak Bayu untuk mengendalikan si jago merah. Proses pemadaman masih terus berlangsung hingga malam hari.

Petugas gabungan dari Kepolisian dan pemadam kebakaran telah melakukan langkah-langkah cepat seperti mengamankan lokasi, menghimpun keterangan saksi, dan menyisir titik api untuk mencegah penyebaran lebih luas.

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.