Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Polemik Internal BEM SI, Jatim dan ITS Tidak Ikut Aksi “Indonesia Cemas 2025”

Views
×

Polemik Internal BEM SI, Jatim dan ITS Tidak Ikut Aksi “Indonesia Cemas 2025”

Sebarkan artikel ini
Polemik Internal BEM SI, Jatim dan ITS Tidak Ikut Aksi “Indonesia Cemas 2025”

Jakarta – Rencana aksi nasional bertajuk *”Indonesia Cemas 2025″* yang diinisiasi oleh kelompok BEM SI Rakyat Bangkit menuai dinamika di internal gerakan mahasiswa. Beberapa wilayah termasuk BEM SI Jawa Timur hingga BEM Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menyatakan belum bergabung atau berpartisipasi dalam aksi tersebut.

Koordinator Wilayah BEM SI Jawa Timur, **M. Aqomaddin**, yang juga Presiden Mahasiswa Universitas Islam Lamongan (Unisla), menegaskan bahwa pihaknya masih dalam tahap konsolidasi dan belum menyatakan sikap. Ia menambahkan bahwa BEM SI Jawa Timur tidak tergabung dalam aliansi BEM SI Rakyat Bangkit, melainkan bagian dari BEM SI Kerakyatan—kelompok lain dalam tubuh BEM SI yang saat ini aktif membangun pendekatan musyawarah.

Silakan gulirkan ke bawah

Senada dengan itu, Presiden BEM ITS, **Jinan Elvaretta Aqilah Setyabudi**, menyatakan bahwa BEM ITS juga tidak ikut serta dalam aksi Indonesia Cemas. Menurutnya, ada sejumlah proses dan tahapan internal yang harus dilalui sebelum memutuskan untuk turun aksi, termasuk mandat dari Keluarga Mahasiswa ITS. BEM ITS tetap memilih berada dalam aliansi BEM SI Kerakyatan, bukan BEM SI Rakyat Bangkit.

Ketegangan di tubuh BEM SI semakin terlihat usai digelarnya Musyawarah Nasional BEM SI di Universitas Dharma Andalas, 13–19 Juli 2025 lalu. Pasca kegiatan tersebut, empat BEM—yakni UGM, Undip, Universitas Tanjungpura, dan Universitas Sultan Agung—menyatakan mundur dari aliansi BEM SI Kerakyatan.

Koordinator Media BEM SI Kerakyatan, **Pasha Fazillah Afap**, menyatakan bahwa pihaknya menghormati keputusan mundur keempat BEM tersebut. Meski demikian, ia berharap adanya rekonsiliasi di masa mendatang demi menjaga semangat kolektif perjuangan mahasiswa.

Meski menghadapi dinamika internal, BEM SI Kerakyatan menegaskan komitmennya untuk tetap aktif dalam berbagai isu nasional secara konstruktif, dengan pendekatan demokratis dan musyawarah bersama.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.