Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Polhukam

Breaking News : Prabowo Subianto Resmikan Kopdes Merah Putih di Klaten

Views
×

Breaking News : Prabowo Subianto Resmikan Kopdes Merah Putih di Klaten

Sebarkan artikel ini
Peresmian Koperasi Desa Merah Putih
Peresmian Koperasi Desa Merah Putih oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

KOMA.ID, JAWA TENGAH – Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (purn) Prabowo Subianto meresmikan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kopdes Merah Putih tersebut merupakan bagian dari trisula yang bakal diresmikan Presiden Prabowo sepanjang bulan Juli 2025 ini.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada, siang hari ini Senin 21 Juli 2025, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia meluncurkan kelembagaan 80.000 koperasi desa dan kelurahan merah putih,” ucap Prabowo sembari menekan tombol sirine, Senin (21/27/2025).

Silakan gulirkan ke bawah

Dalam peresmian tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah tokoh nasional, mulai dari Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, dan Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi.

Turun hadir pula Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto), Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (purn) Mohammad Tito Karnavian, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi, serta Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (purn) Ahmad Luthfi.

Sebelumnya, Prabowo Subianto dalam sambutannya mengingatkan bahwa bukti bahwa Indonesia Merdeka bukan sekadar memiliki instrumen aparaturnya, baik DPR, MPR, pemerintah dan lain-lainnya, akan tetapi kekuatan ekonomi yang memadahi.

“Saya ingin Ingatkan, kemerdekaan bukan hanya lagu kebangsaan, merah putih, DPR, MPR dan sebagainya, iya. (Tapi) kemerdekaan ekonomi,” tegas Prabowo.

Ditegaskan Presiden Prabowo, bahwa tidak akan disebut rakyat Indonesia merdeka apabila rakyatnya masih ada yang lapar, negara belum mampu memberikan pangan yang layak kepada seluruh bangsanya.

“Tapi rakyat kita masih ada yang lapar (berarti) kita belum merdeka, rakyat kita masih sangat miskin (berarti) kita belum merdeka, negara yang merdeka adalah negara yang bisa memberi makan rakyatnya, rakyat yang merdeka bangsa yang merdeka adalah (ketika negaranya) bisa menjamin memberi kehidupan yang layak bagi seluruh rakyatnya,” ujarnya.

Oleh sebab itu, koperasi bisa menjadi instrumen untuk mencapai ketahanan pangan rakyat Indonesia. Bahkan lebih dari itu, diharapkan kehadiran Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tersebut dapat memberikan kekuatan yang konkret bagi tujuan yang ingin ia capai.

“Koperasi sebagai alatnya pihak yang lemah, yang merubah kelemahan menjadi kekuatan, selalu dianggap sarana untuk berdaulat, sarana untuk kemerdekaan yang sejati,” tutur Prabowo.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.