Koma.id– Isu pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali mengemuka dan memantik perdebatan publik. Desakan ini sebelumnya datang dari Forum Purnawirawan TNI yang melayangkan surat kepada DPR RI untuk memproses pemakzulan putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut.
Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan pihaknya belum menerima surat resmi terkait permintaan pemakzulan tersebut. Namun, ia menegaskan akan menindaklanjuti sesuai mekanisme apabila surat itu masuk ke meja pimpinan DPR.
Sementara itu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN yang juga aktivis sosial, Muhammad Said Didu, ikut menyoroti isu ini melalui cuitan pedas di akun media sosial X miliknya. Said Didu menilai langkah pemakzulan ini merupakan upaya membersihkan serta meluruskan kesalahan yang telah terjadi di negeri ini. Namun ia menyayangkan minimnya respons dari partai politik, parlemen, maupun para tokoh bangsa.
Di sisi lain, dukungan terhadap gagasan pemakzulan Gibran juga muncul dalam acara yang digelar Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI). Lewat video dan flayer yang viral, perwakilan Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda PB HMI menyuarakan dukungan terhadap wacana tersebut saat Simposium Kepemudaan bertajuk “Reformasi Belum Usai: Harapan, Realita dan Tanggung Jawab Generasi Muda”, dengan mengangkat semangat utama: “Saatnya Pemuda Memimpin, Bukan Sekadar Mendampingi” pada Sabtu (28/06/2025) di Gedung MNC Tower Jakarta Pusat.








