Koma.id – Kader muda Gerindra, Moch Sam Sangadji isu pemakzualan Gibran Rakabuming Raka dari kursi wakil presiden seperti dua sisi mata pedang.
“Isue Pemakzulan wakil presiden periode 2024-2029 tidak hanya sekali, tetapi dalam kurun waktu 8 bulan masa bakti pemerintahan Prabowo-Gibran telah bergulis 3 kali bukan sekedar isue hingga upaya ke MPR-RI,” kata Sam.
Qodari: Tuntutan Hentikan MBG Salah Besar
Ia menilai hal ini bisa menjadi seperti dua sisi mata pedang yang notabennya bahwa sosok Gibran di satu sisi mampu menjadi pribadi yang kuat dengan ketokohan sendiri yang mewakili anak muda hingga lepas dari bayang bayang mantan presiden Jokowi.
“Di satu sisi Mas Gibran akan hilang popularitas untuk ke depannya karena saat ini belum berlabuh ke partai politik mana yang akan di nahkodai. Seperti halnya wakil presiden dalam perjalanan sejarah Republik Indonesia,” kata dia.
Tetapi ungkap Sam, mantan aktivis tersebut bahwa untuk pemakzulan Wapres Gibran itu sendiri kurang mempunyai dasar pelanggaran konstitusi yang berdampak terhadap imunitas stabilitas politik dalam negeri.







