Koma.id | Jakarta – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Grand Ballroom Gedung Serbaguna Minhaajurrosyidiin, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, saat Senkom Mitra Polri resmi menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2026. Dengan tema “Percepatan Peran Senkom Mitra Polri dalam Harkamtibmas, Bela Negara dan Kebencanaan guna Mewujudkan Stabilitas Kamtibmas, Nasionalisme Tangguh dan Kedaulatan Bangsa Menuju Indonesia Emas”, forum ini menjadi wadah konsolidasi sekaligus refleksi perjalanan organisasi.
Ketua Umum Senkom, Dr. H. Katno Hadi, SE, MM, MH, menekankan pentingnya standarisasi dan pelatihan berkelanjutan bagi seluruh anggota. “Kita adalah organisasi besar yang perlu penanganan khusus. Perlu adanya pelatihan dari Bareskrim, Intelkam, Baharkam, SDM Kapolri, hingga Korlantas agar seluruh anggota memiliki pemahaman seragam dari pusat hingga daerah,” ujarnya.
Agenda strategis Rapimnas kali ini menitikberatkan pada penguatan peran Pengendalian Situasi (Pengcam). Sebagai garda terdepan, Pengcam diinstruksikan menjadi “mata dan telinga” bagi pembina, dengan tugas utama melakukan monitoring, melaporkan kondisi lapangan secara akurat, serta memberi masukan strategis.
Rapimnas diikuti sekitar 750 peserta luring dari 38 provinsi dan Jabodetabek, serta terhubung daring dengan 10.000 personel Senkom di seluruh Indonesia melalui studio mini di tingkat Polda, Polres, dan Polsek. Kehadiran ini mencerminkan soliditas organisasi hingga ke akar rumput.
Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol. Drs. Mardiyono, S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi atas kontribusi Senkom. “Selama saya menjabat sebagai Kapolda, Senkom banyak membantu Polri, terutama dalam pengamanan hari-hari besar. Hari ini saya bangga dapat bertemu langsung dengan Ketua Umum yang luar biasa,” tuturnya.

Forum Rapimnas diharapkan melahirkan rekomendasi strategis untuk memperkuat sinergi Senkom dan Polri, sekaligus meningkatkan kapasitas respons cepat dalam Harkamtibmas, bela negara, dan penanggulangan bencana.







