Koma.id– Isu dugaan ijazah palsu milik Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, kembali mencuat ke ruang publik dan menjadi bahan perdebatan yang memicu pro dan kontra di tengah masyarakat.
Merespons isu yang kembali bergulir tersebut, Andi Pramaria, salah satu rekan kuliah Jokowi di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), angkat bicara. Ia membantah tudingan bahwa ijazah Jokowi tidak asli. Andi menyebut, Jokowi benar-benar menjalani perkuliahan di UGM, bahkan sudah mengenakan kacamata sejak masih menjadi mahasiswa.
Pernyataan ini muncul sebagai klarifikasi atas salah satu detail yang dipersoalkan publik yakni soal penggunaan kacamata dalam foto ijazah Jokowi. Menurut Andi, hal itu tak seharusnya dijadikan dasar untuk menggugat keabsahan dokumen pendidikan presiden.
Di sisi lain, Ahmad Khozinudin menilai Jokowi terlalu banyak dalih soal tuduhan ijazah palsu tersebut. Selain itu terkait tudingan ijazah palsu ini, ia menegaskan, masyarakatlah yang seharusnya merasa terhina jika benar terjadi pemalsuan dokumen penting seperti ijazah kepala negara.
Sementara itu, pakar digital forensik Rismon Sianipar kembali menyampaikan keraguannya terhadap keaslian ijazah Presiden Jokowi. Dalam sebuah podcast di kanal YouTube Refly Harun, Rismon menunjukkan perangkat lunak yang ia gunakan untuk menganalisis dokumen tersebut. Hal ini kemudian membuatnya semakin yakin bahwa ijazah tersebut bukanlah dokumen asli.







