Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Berita

Ratusan Massa GEMA PEKA Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Mabes Polri Tuntut Penangkapan Fuad Plered

Views
×

Ratusan Massa GEMA PEKA Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Mabes Polri Tuntut Penangkapan Fuad Plered

Sebarkan artikel ini
Ratusan Massa GEMA PEKA Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Mabes Polri Tuntut Penangkapan Fuad Plered

Koma.id, Jakarta – Sekitar 300 orang massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Pelindung Kebhinekaan (GEMA PEKA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Baharkam Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin siang (21/4). Aksi tersebut dipimpin oleh Buya Husein dan diikuti oleh sejumlah organisasi massa serta tokoh Islam.

Massa yang berasal dari berbagai elemen, seperti FPI DKI Jakarta, PA 212, HRS Center, Jawara Betawi, dan Laskar Persaudaraan Islam, menyampaikan tuntutan utama agar pihak Kepolisian segera menangkap Muhammad Fuad Riyadi alias Fuad Plered. Ia dituding telah melakukan penghinaan terhadap tokoh ulama KH. Idrus Bin Salim Al-Jufri atau yang dikenal sebagai Guru Tua, sosok yang dihormati luas di kawasan Indonesia Timur.

Silakan gulirkan ke bawah

Dalam aksi tersebut, massa membawa berbagai alat peraga, di antaranya mobil komando, ambulans, spanduk, poster, dan bendera. Sejumlah spanduk bertuliskan tuntutan yang bernada keras, menuding Fuad sebagai provokator dan penghina ulama yang dianggap memecah belah bangsa.

Para tokoh yang hadir dalam aksi ini antara lain Ust. Yusuf Martak, KH. Awit Masyhuri, Ust. Eka Jaya, KH. Sobri Lubis, Habib Bahar Smith, dan Habib Muhammad bin Husein Alatas. Mereka menyampaikan orasi dengan menekankan pentingnya menjaga keutuhan NKRI dan kebhinekaan, serta menuntut tindakan tegas terhadap Fuad Plered yang dianggap membawa narasi rasis dan fasis.

GEMA PEKA dalam pernyataan sikapnya mengecam keras pernyataan Fuad yang dianggap menghina Guru Tua, dan menuntut Kapolri serta Presiden Prabowo untuk menindak tegas setiap gerakan yang mengarah pada kebangkitan ideologi yang dianggap bertentangan dengan Pancasila, termasuk yang disebut mereka sebagai indikasi kebangkitan PKI.

Perwakilan massa juga diterima oleh Kombes Pol Harry Goldenhart dari Divisi Humas Polri. Dalam audiensi tersebut, massa menyerahkan bukti pelaporan terhadap Fuad Plered dan meminta agar kasus ini segera ditindaklanjuti. Pihak Polri menyatakan akan menyampaikan laporan tersebut kepada pimpinan dan membuka ruang pengaduan untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.

Aksi yang berlangsung damai ini ditutup dengan doa dan penyerahan pernyataan sikap secara resmi. Namun, para peserta aksi menyatakan bahwa mereka akan terus mengawal kasus ini hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.