KOMA.ID, JAKARTA – Angka kecelakaan dalam pelaksanaan mudik Lebaran 2025 diklaim mengalami penurunan hingga 60 persen dari periode mudik tahun sebelumnya, yakni pada tahun 2024.
Hal ini seperti disampaikan oleh Direktur Sarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Amirullah. Ia mengatakan bahwa setidaknya upaya untuk menekan angka kecelakaan bisa lebih maksimal di tahun ini.
“Memang target dari angkutan lebaran kita adalah bagaimana menurunkan angka kecelakaan,” kata Amirullah dalam keterangannya, Minggu (30/3/2025).
Dalam paparannya, angka kecelakaan saat momentum idulfitri 1445 H / 2024 adalah sebanyak 4.300 kasus. Sementara untuk idulfitri 1446 H / 2025 sebanyak 1.700 kasus.
Menurut Amirullah, penurunan angka kecelakaan saat pelaksanaan arus mudik 2025 tak lepas dari peran aktif semua pihak, baik dari Kepolisian dan stakeholders lainnya.
“Upaya manajemen lalu lintas yang telah dilakukan oleh seluruh stakeholder yang terkait ini sudah dilakukan secara maksimal,” ujarnya.
Pun demikian, ia pun meminta kepada seluruh masyarakat khususnya para pemudik untuk selalu memastikan keselamatan diri, baik dengan memastikan kendaraan prima, pengemudi dalam kondisi fit, serta mengantisipasi angka kecelakaan lain karena faktor jalan dan cuaca.
“Kita berharap masyarakat utnuk lebih berhati-hati lagi, dan keselamatan adalah yang paling utama,” tegas Amirullah.













