KOMA.ID, JAKARTA – Seorang wanita berinisial AM (51), pembonceng sepeda motor tewas ditabrak truk TNI di Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat pada hari Jumat 3 April 2026 pagi. Saksi mata di lokasi, Firman mengatakan kecelakaan terjadi di dekat SMA Negeri 84 Jakarta sekitar pukul 07.30 WIB saat korban tengah dibonceng.
Firman menyebut, peristiwa bermula saat lima truk TNI melaju kencang dari arah Kompleks Citra 6 menuju Jalan Raya Utan Jati.
“Awalnya itu saya lagi di depan situ, di pangkalan ojek, terus ada iring-iringan truk gitu, truk tentara. Ada lima lewat,” kata Firman kepada wartawan, Jumat sore.
Kemudian, Firman pun menyaksikan iring-iringan truk TNI tersebut dari pangkalan ojek yang letaknya di seberang lokasi kejadian. Awalnya iring-iringan truk TNI berjalan dengan lancar saat truk pertama melintas. Namun ia mengaku mendengar suara benturan saat truk TNI kedua melintas depan area Pasar Segar Kalideres.
“Truk pertama lewat tuh, nah terus pas truk kedua lewat, saya dengar kayak suara ‘bruk‘, gitu, nah saya kaget lah, kayaknya itu suara motor yang baru keluar dari pasar,” jelasnya.
Mendengar benturan keras tersebut, Firman dan warga sekitar langsung panik. Terlebih, setelah truk TNI kedua diduga menabrak korban, truk ketiga dan keempat tetap melaju melewati lokasi kejadian.
@koma_indonesia 🚨 Truk TNI Diduga Senggol Motor di Kalideres! Istri Tewas, Tangis Suami Pecah di TKP Tragedi memilukan terjadi di Kalideres, Jakarta Barat. Seorang wanita bernama Ani Maryati (51) meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya diduga tersenggol iring-iringan truk TNI. Tangis suami pecah di lokasi kejadian, sementara aparat masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi. #Kalideres #KecelakaanMaut #TrukTNI #BeritaDuka #breakingnews
“Nah saya melihat orang, ketabrak. Waduh di situ pada teriak, wah jatuh, jatuh, saya langsung lari nyamperin. Karena di situ sudah yang mengendarai motornya si ibu-ibu sudah kalang kabut juga.
‘Tolong, tolong, tolong’,” jelasnya.
Truk TNI ketiga dan keempat yang melintas disebut tetap melaju tanpa berhenti, meski ada korban yang sudah terkapar di jalanan. Saat itu, Firman mengakui bahwa truk-truk TNI tersebut memang melaju dengan kecepatan yang cukup kencang.
“Lumayan, lumayan ngebut itu,” ujarnya.
Setelah truk TNI ketiga dan keempat melintas, truk kedua yang diduga menabrak korban serta truk kelima yang berada di barisan paling belakang akhirnya berhenti.
“Terakhir yang kelima akhirnya berhenti juga, karena yang kedua ini juga sudah berhenti. Kayaknya sudah tahu, ada motor ketabrak gitu. Tapi sudah, begitu saja, sempat berhenti sebentar lalu langsung jalan lagi tuh. Langsung cabut dua-duanya,” ucapnya.
Petugas Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat telah melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Tangerang. Polisi masih mendalami unsur kelalaian dalam insiden tragis ini dengan memeriksa saksi-saksi. Suasana duka pecah saat suami korban tiba di lokasi dan menangis histeris melihat istrinya terbujur kaku.













