Koma.id– PT Pertamina (Persero) angkat bicara terkait kabar adanya praktik oplosan antara BBM RON 90 Pertalite dan BBM RON 92 Pertamax. Isu ini mencuat di tengah ramainya kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang yang sedang diusut oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Dalam kasus tersebut, tujuh orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yang melibatkan PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada periode 2018–2023.
Seiring dengan bergulirnya kasus ini, media sosial turut diramaikan dengan berbagai reaksi publik. Ada netizen menyinggung bahwa di tengah hiruk-pikuk korupsi Pertamina, isu mengenai Danantara seolah terlupakan. Tak hanya itu, jagat maya juga dibanjiri meme mengenai Pertamax, terutama di platform X. Fenomena ini semakin meluas hingga membuat kata kunci Pertamax bertahan dalam tren global selama dua hari terakhir.
Kepopuleran isu ini bahkan mencapai Longest Trending (Trending Terlama) Worldwide di X dalam 12 jam terakhir, menandakan bahwa pembahasan seputar Pertamax dan dugaan korupsi di Pertamina tidak hanya menjadi perhatian dalam negeri, tetapi juga mendapat sorotan di tingkat internasional.









