Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamanan

Torehan Prestasi Polri Selama 2024 Mulai dari Penurunan Kejahatan, Pemberantasan TPPO, dan Operasi Narkotika Selamatkan Jutaan Jiwa

Views
×

Torehan Prestasi Polri Selama 2024 Mulai dari Penurunan Kejahatan, Pemberantasan TPPO, dan Operasi Narkotika Selamatkan Jutaan Jiwa

Sebarkan artikel ini
Torehan Prestasi Polri Selama 2024 Mulai dari Penurunan Kejahatan, Pemberantasan TPPO, dan Operasi Narkotika Selamatkan Jutaan Jiwa
Logo Polri (Foto Ilustrasi/Istimewa)

Koma.id Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel Polri atas pengabdian sebagai Bhayangkara Negara.

“Polri dalam menjalankan tugas-tugas pengabdian ini  dapat mendukung terwujudnya visi besar “Bersama Indonesia Maju, Menuju Indonesia Emas 2045.” kata Ketua Pemuda Aliansi Indonesia, M Jodi Husein, Jumat (27/12/2024).

Silakan gulirkan ke bawah

 

Selain itu, Polri juga memberikan penghargaan kepada masyarakat Indonesia, TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, aktivis, LSM, ormas, buruh, mahasiswa, serta seluruh elemen bangsa atas kerja sama dan dukungan yang memungkinkan Polri menjawab harapan masyarakat melalui pendekatan “Presisi.”

Sslain itu, lanjut Jodi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sepanjang tahun 2024 secara umum dalam kondisi kondusif. Berdasarkan survei World Justice Project, peringkat Indonesia dalam efektivitas pengendalian kejahatan meningkat dari posisi ke-44 pada tahun 2023 dengan skor 0,85 menjadi posisi ke-42 pada tahun 2024 dengan skor 0,86.

Total kejahatan yang terjadi pada tahun 2024 tercatat sebanyak 325.150 perkara, menurun 4,23% dibandingkan tahun 2023. Tingkat penyelesaian perkara juga meningkat menjadi 75,34%, naik dari 74,25% pada tahun sebelumnya. Upaya penegakan hukum Polri mengedepankan pendekatan restorative justice untuk menciptakan keadilan dan efisiensi anggaran negara. Penyelesaian kasus melalui pendekatan ini naik 15,89% dibandingkan tahun sebelumnya.

Polri juga mencatat kemajuan signifikan dalam pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sebanyak 621 kasus diselesaikan pada tahun 2024, naik 114% dari tahun 2023. Jumlah korban TPPO pun menurun 42% menjadi 1.794 orang. Pengungkapan kasus besar, seperti TPPO jaringan Jerman dan Australia, berhasil menyelamatkan ratusan korban.

Polri melaporkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sepanjang tahun 2024 secara umum dalam kondisi kondusif. Berdasarkan survei World Justice Project, peringkat Indonesia dalam efektivitas pengendalian kejahatan meningkat dari posisi ke-44 pada tahun 2023 dengan skor 0,85 menjadi posisi ke-42 pada tahun 2024 dengan skor 0,86.

Total kejahatan yang terjadi pada tahun 2024 tercatat sebanyak 325.150 perkara, menurun 4,23% dibandingkan tahun 2023. Tingkat penyelesaian perkara juga meningkat menjadi 75,34%, naik dari 74,25% pada tahun sebelumnya. Upaya penegakan hukum Polri mengedepankan pendekatan restorative justice untuk menciptakan keadilan dan efisiensi anggaran negara. Penyelesaian kasus melalui pendekatan ini naik 15,89% dibandingkan tahun sebelumnya.

Polri juga mencatat kemajuan signifikan dalam pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sebanyak 621 kasus diselesaikan pada tahun 2024, naik 114% dari tahun 2023. Jumlah korban TPPO pun menurun 42% menjadi 1.794 orang. Pengungkapan kasus besar, seperti TPPO jaringan Jerman dan Australia, berhasil menyelamatkan ratusan korban.

Selain itu, Polri melaporkan keberhasilan pengungkapan laboratorium narkotika ilegal (Clandestine Laboratory) dengan barang bukti bernilai Rp11,5 miliar, menyelamatkan 1,6 juta jiwa. Operasi ini juga mengamankan 1,2 juta butir narkoba, berbagai bahan baku, dan 17 mesin produksi dengan nilai Rp1,52 triliun.

Polri terus berkomitmen meningkatkan transparansi melalui aplikasi digital seperti E-Wassidik dan E-Audit Presisi. Tahun 2024, Polri kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, mempertahankan prestasi ini selama 11 tahun berturut-turut sejak 2013, mencerminkan tata kelola keuangan yang konsisten dan sesuai standar pemerintah.

Dalam bidang olahraga, Polri memiliki 395 atlet yang berhasil meraih 149 medali emas, 117 medali perak, dan 119 medali perunggu di tingkat nasional. Di kancah internasional, atlet Polri menyumbangkan 18 medali emas, 10 medali perak, dan 13 medali perunggu.

“Ini adalah prestasi luar biasa yang harus kita apresiasi,” tutup Jodi.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.