Koma.id– Pilkada Serentak 2024 kembali memicu perdebatan panas di media sosial setelah muncul berbagai isu viral terkait dugaan cawe-cawe pejabat publik. Salah satu yang menjadi sorotan adalah percakapan di WhatsApp Group anggota DPRD Mamuju, Sulawesi Barat, Ramliati, yang diduga menekan peserta seleksi PPPK untuk memilih pasangan calon nomor urut 1, Sitti Sutinah Suhardi-Yuki Permana (Tina-Yuki).
Tak hanya itu, Kepala Kemenag juga viral setelah mengajak pegawai Kemenag, termasuk guru ASN dan honorer, untuk memilih paslon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 04, Sherly-Sarbin.
Isu ini semakin memanas dengan dugaan keterlibatan Pj Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, yang disebut mendukung pasangan Andi Sudirman-Fatmawati Rusdi melalui cawe-cawenya di Sentra Gakkumdu Bawaslu Sulsel.







