Koma.id, Jakarta – Berbagai pihak mengkritisi manuver Benny Rhamdani yang mengaku tidak mengetahui pengendali judi online inisial T.
Anggota Komisi III DPR Didik Mukrianto pun menyayangkan langkah Benny Rhamdani yang justru membuat kegaduhan.
Didik menilai ketidakakuratan informasi dari pejabat publik dapat berakibat fatal bagi citra lembaga pemerintah.
Apalagi, kata dia, antara Benny dan pihak kepolisian terkesan saling menyalahkan.
Sedangkan Direktur Political dan Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mengingatkan Kepala BP2MI Benny Rhamdani agar tidak kembali membuat kegaduhan meminta Bareskrim Polri untuk mendalami motif dibalik pernyataan Benny Rhamdani tersebut.
Apalagi, Benny sempat menyatakan sosok T kebal hukum yang tak pernah kunjung ditangkap.
Hal senada dilontarkan Ketua Muda-Mudi Jaringan Nasional Aktivis ’98 (Jarnas ’98), Wonder Infanteri Nainggolan, menyatakan Benny Rhamdani harus diberi efek jera karena sudah kadung menimbulkan kegaduhan di masyarakat, terlebih sudah merusak kewibawaan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kapolri, dan Panglima TNI.












