Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahKeamanan

Telusur Fakta Terjadinya Bentrok Brimob dan Polisi di Tual Maluku

Views
×

Telusur Fakta Terjadinya Bentrok Brimob dan Polisi di Tual Maluku

Sebarkan artikel ini
Telusur Fakta Terjadinya Bentrok Brimob dan Polisi di Tual Maluku
Bentrokan yang melibatkan personel Brimob dengan anggota Polres Kota Tual, Maluku terjadi pada Minggu (28/7). (Dok.TangkapanLayar)

Koma.id Telah terjadi bentrokan melibatkan personel Brimob dengan polisi terjadi Minggu (28/7). Bentrokan itu melibatkan personel Brimob dengan anggota Polres Kota Tual 

Terkait kabar ini, Kabid Humas Polda Maluku,  Kombes Aries Aminnullah, membenarkan adanya kejadian tersebut. Aries Aminullah mengatakan Brimob melakukan penyerangan terhadap personil Polres Kota Tual. Bentrok yang menurut Aries berawal dari salah paham ini, terjadi saat aparat Polres Kota Tual tengah melakukan patroli disiplin lalu lintas. 

Silakan gulirkan ke bawah

“Ada patroli, trus ada razia knalpot racing, kemudian ada yang diamanakan, namun ada yang lari melaporkan kejadian teman temannya tiga puluh orang nyerang polisi. Indikasinya ada anggota Brimob,” jelas Kombes Pol. Aries, Minggu malam.  

“Kemudian terjadi penyerangan itu,” imbuhnya. 

Menurut Aries, kondisi sudah mulai kondusif, namun belum diketahui dampak kejadian itu. 

Berikut fakta terkait bentrokan yang terjadi antara brimob dan polisi di Tual. 

  1. Penyebab Bentrokan

Menurut Aries, penyebab bentrokan itu diduga karena salah paham. Kejadian bermula saat aparat Polres Tual melakukan patroli dan razia sepeda motor berknalpot racing. 

Lantas dalam patroli tersebut ada seseorang yang diamankan, sedangkan teman yang lain berhasil kabur lalu melaporkan kejadian itu ke rekan-rekannya. 

Tak berselang lama, datang puluhan orang yang langsung menyerang personil polisi. 

“Kemudian ada yang diamankan. Namun, ada yang lari melaporkan kejadian, teman-temannya tiga puluh orang nyerang polisi. Indikasinya ada anggota Brimob,” jelas Aries. 

“Kemudian terjadi penyerangan itu,” imbuhnya. 

Menurutnya, masalah tersebut telah diselesaikan secara damai. “Sudah didamaikan sudah diklarifikasi memang betul anggota Brimob. Sudah diklarifikasi kemudian terjadilah penyerangan itu mungkin karena tidak terima,” katanya. 

  1. Video Kronologi Kejadian

Dari video yang beredar, sejumlah aparat kepolisian berpakaian dinas dan membawa senjata berlarian di jalanan sambil berteriak. 

Selain itu, ada juga sejumlah pria berbadan tegap terlihat berlarian di jalan tersebut. 

“Tembak, tembak,” teriak beberapa orang dalam video tersebut. 

Aries mengakui ada bunyi rentetan tembakan saat bentrokan terjadi. 

“Iya (tembakan) ada tapi informasi lengkap belum saya dapat,” katanya. 

Selain itu, tampak pula warga dengan menggunakan helm turut bersama anggota Brimob tersebut. 

Sementara di sekitar lokasi, terlihat sepi dan tidak ada warga yang melintas maupun beraktivitas. 

Adapun seorang dalam video itu sempat menyebut ada orang yang terkena lemparan batu. 

“Ada yang terkena batu, mati satu. Terkena batu, mati dua,” kata orang dalam video tersebut. 

  1. Kondisi Pascabentrokan

Kapolres Kota Tual, AKBP Adrian Tuuk memastikan, kondisi keamanan sudah kondusif pasca bentrokan Minggu malam. Kendati demikian, pihaknya tetap siaga untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, terlebih di markasnya. 

“Sudah terkendali, saya masih siaga di Mako dengan anggota,” jelasnya, Minggu malam. 

Sejauh ini, kata dia, belum ada yang diamankan. 

Namun, pihaknya tengah mengumpulkan bukti terkait bentrokan tersebut. 

“Belum ada yang diamankan, namun hanya mengamankan masing-masing,” ungkapnya.   

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.