Koma.id– Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kini resmi memegang izin usaha pertambangan dan berkomitmen untuk mengelola sektor ini dengan penuh tanggung jawab dan profesional. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Muhammadiyah telah membentuk tim pengelolaan tambang yang dipimpin oleh Muhadjir Effendy sebagai ketua dan Muhammad Sayuti sebagai sekretaris.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa keputusan untuk menerima izin ini diambil setelah melakukan pengkajian mendalam serta menerima berbagai masukan dan kritik dari ahli dan masyarakat. Abdul Mu’ti menegaskan bahwa jika pengelolaan tambang terbukti membawa dampak negatif yang lebih besar, Muhammadiyah akan siap mengembalikan izin tersebut kepada pemerintah sebagai bentuk tanggung jawab.
Namun, di tengah keputusan ini, mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Amien Rais, memberikan pandangan yang berbeda. Ia menilai tawaran izin usaha pertambangan sebagai sesuatu yang berpotensi merugikan ormas keagamaan, bagaikan racun yang dapat membahayakan integritas dan misi Muhammadiyah.







