Koma.id – Menjelang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, masyarakat diimbau untuk mengantisipasi terhadap penyebaran disinformasi maupun berita bohong.
Untuk mengecek kebenaran informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mojokerto menyediakan kanal klinik hoaks.
Kepercayaan Publik ke Polri Melonjak 82,4 Persen, Reformasi Kapolri Dinilai Berbuah Manis
Kepala Diskominfo Kota Mojokerto Santi Ratnaning Tias menyampaikan, klinik hoaks ini layanan yang direplikasi dari Diskominfo Provinsi Jawa Timur (Jatim).
Tujuannya membantu masyarakat dalam mengidentifikasi dan memverifikasi kebenaran informasi yang beredar.
“Melalui klinik hoaks ini, masyarakat bisa mengecek kebenaran dari suatu informasi,” kata Santi seperti dilansir Radar Mojokerto, Jumat (26/7/2024).
Dengan begitu, diharapkan klinik hoaks bisa menangkal penyebaran disinformasi hingga berita palsu. Terutama jelang momen pesta demokrasi daerah yang akan bergulir 27 November 2024.
Santi juga mengajak masyarakat untuk turut aktif dalam menyaring berita yang belum jelas kebenarannya.
“Karena masyarakat juga bisa melakukan permohonan klarifikasi informasi,” ulas Ketua Komite Komunikasi Digital (KKD) Kota Mojokerto ini.
Dengan begitu, harapan masyarakat agar Pilkada 2024 bisa berjalan kondusif dan damai akan bisa terwujud di Kota Mojokerto.
Untuk mengakses klinik hoaks, warga cukup mengunjungi laman klinikhoaks.mojokertokota.go.id.













