Koma.id– Pengangkatan Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan II dengan masa jabatan hanya tiga bulan menuai kritik keras dari berbagai kalangan. Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, mengkritik keras langkah tersebut, menyebutnya tidak hanya tidak efektif tetapi juga akan membebani anggaran negara.
Menurut Anthony, pengangkatan Thomas, yang dikenal dengan sapaan Tommy dan merupakan keponakan Presiden terpilih Prabowo Subianto, menunjukkan adanya politik balas budi dari Presiden Jokowi kepada Prabowo.
Anthony menyatakan bahwa keputusan ini hanya akan memperburuk efisiensi anggaran negara, mengingat jangka waktu yang sangat singkat dan peran administratif yang minim.
Di sisi lain, Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera, juga mempertanyakan motif di balik pelantikan tiga wakil menteri baru dalam Kabinet Indonesia Maju. Menurutnya, langkah ini hanya akan menjadi beban tambahan bagi APBN, mengingat masa jabatan yang terbatas hingga Oktober 2024.







