Gulir ke bawah!
DaerahRagam

Pascagempa Pasien RS Unair Jalani Perawatan di Tenda Darurat

131
×

Pascagempa Pasien RS Unair Jalani Perawatan di Tenda Darurat

Sebarkan artikel ini

Koma.id | Surabaya – Pasca gempa dengan magnitudo 6,5 di 130 kilometer timur laut Tuban pada Jumat kemarin yang dirasakan hingga kota Surabaya, puluhan pasien masih menjalani perawatan di tenda-tenda darurat yang dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya di halaman gedung Rumah Sakit Universitas Airlangga (RS Unair) yang merupakan bentuk kewaspadaan dari pihak rumah sakit.

Tenda yang ukuran 6 x12 meter miliki daya tampung sekitar 12-13 pasien, sedangkan total jumlah pasien yang sementara ini menjalani perawatan di luar gedung RS Unair ada 160 orang dan terdiri atas pasien dewasa maupun anak-anak.

Silakan gulirkan ke bawah

Puluhan pasien masih menjalani perawatan di tenda untuk menghindari gempa susulan, namun para pasien mengeluh tidak nyaman karena merasa kepanasan, bahkan para pasien terpaksa membuat kipas dari bahan seadanya termasuk membawa kipas angin dari rumah.

“Puanas sekali pak, tolong di kasih AC atau apa, kipaslah minimal buat sirkulasi udaranya itu, ini masih pagi kalau siang apa nggak panas lagi ya.” Ujar Sulis, keluarga pasien. Sabtu (23/03/2024)

Pascagempa Pasien RS Unair Jalani Perawatan di Tenda Darurat
Pascagempa Pasien RS Unair Jalani Perawatan di Tenda Darurat

Terhitung per Sabtu (23/3/2024) pagi, pukul 07.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi 150 kali gempa susulan usai gempa pertama yang terjadi, Jumat (22/3/2024) siang kemarin.

Dari 150 kali gempa, dua di antaranya memiliki kekuatan signifikan. Gempa pertama terjadi sekitar pukul 11.22 WIB dengan magnitudo 6,0. Sementara gempa signifikan kedua terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 15.52 WIB dengan magnitudo 6,5.

Episenter gempa ini terletak di 35 kilometer arah barat Pulau Bawean atau 114 kilometer dari arah timur Tuban dengan kedalaman 12 kilometer.

Selain memberi guncangan lebih dahsyat di Bawean, gempa tersebut dirasakan di Surabaya hingga Kulon Progo dan sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.