Koma.id – Direktur Literatur Institut, Asran Siara, mengatakan hak angket usai Pemilu 2024 bukan pilihan yang tepat. Hak angket dinilai tidak efektif dan belum terlalu prioritas saat ini.
Asran menegaskan, masih ada banyak persoalan yang mesti dibahas DPR selain dengan upaya mendong hak anget tersebut.
“Mengenai sengketa Pemilu 2024 sudah ada lembaga khusus yang berwenang yang ditunjuk. DPR RI tidak perlu buang-buang waktu dan menguras energi untuk hak angket itu,” ujar dia, Sabtu (2/3/2024).
“Jauh lebih penting duduk bersama membahas sejumlah agenda strategis negara sebelum masa transisi pemerintahan baru nantinya,” lanjutnya.
Ia menjelaskan, energi bangsa ini tidak perlu disibukkan dengan polemik yang tidak perlu hanya demi kepentingan golongan tertentu.
Sebab ada hal lain yang seharusnya menjadi perhatian serius negara terutama DPR RI terabaikan.
“Semua pihak perlu menahan diri dan bijaksana menerima hasil Pemilu 2024. Siapapun yang terpilih, itulah kehendak dan keinginan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi,” tukasnya.











