Koma.id – Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis, menyarankan agar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak itu tergabung dalam wacana hak angket Pemilu 2024.
“Saran saya (PKB) jangan ikut campur, jangan ikut gabung dalam urusan angket ini kalau materinya pemilu karena itu salah alamat,” kata Margarito dikutip Koma.id dari YouTube tvOneNews, Senin (26/2/2024).
Ditegaskan Margarito, apapu hasil dari angket tersebut jika bergulir tak akan bisa mengubah hasil apapun. Apalagi hasil pemilu.
“Temuan apapun tidak mengubah hasil pemilu dan juga membuat pemilu ini jadi tidak sah. Karena UU yang teman-teman (DPR) bikin itu menghalangi materi ini untuk dijadikan objek angket,” kata dia.
Margarito pun mendesak agar para legislator di parlemen untuk sepakat tidak menggulirkan wacana hak angket tersebut
“Saya minta bang Doli (Ahmad Doli Kurnia) dan teman-teman di dalam (DPR) agar barang ini tidak, (mentah di awal), nanti kita diketawain sebagai bangsa,” tukas dia.













