Koma.id – Ternate | Helikopter jenis Bell 429 PK-WSW yang berangkat dari Bandara Cekel Tanjung Uli (Bandara PT IWIP) – Jiguru (JGR) – Pinto East (PNE) – Kaorahai (KRH) – Bandara Cekel Tanjung Uli (Bandara PT IWIP) berhasil ditemukan oleh tim Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut).
Helikopter Bell 429 PK-WSW jatuh di kawasan areal pertambangan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP)
Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman di Ternate mengatakan pihaknya juga berhasil mengevakuasi tiga korban yang ditemukan meninggal yakni Capt Agus Sumaryanto (Pilot), Capt Septian (Co Pilot), dan Pax Umar Ali yang merupakan karyawan.
“kami menemukan korban dengan cara melakukan pola penerbangan dan kami berpatokan dari 2 menit hilang kontek dari hilang kontek itulah kami berkoordiasi pihak IWIP dengan menurunkan tim dan hari ini kami melakukan pencarian dibantu dari kepolisian menerbangan heli menuju Weda, dari Palu ke Weda.” Ujar Fathur Rahma. Rabu (21/02/2024).

Sebelum kejadian Helikopter dinyatakan hilang di wilayah halmahera tengah beberapa saksi menyebut mendengar suara ledakan dan kepulan asap tapi belum dipastikan sumber bunyi dan asap di wilayah yang menjadi rute penerbangan heli naas tersebut.
Sejak pukul 08:00 hingga 10:20 Waktu Indonesia Timur (WIT) tim SAR gabungan melakukan pencarian melalui udara di wilayah yang menjadi rute penerbangan helicopter Bell 429 PK WSW namun belum ditemukaan saat itu.
Helikopter jenis Bell 429 PK-WSW tersebut digunakan pihak perusahaan untuk melakukan distribusi logistik di beberapa pos area tambang yang berjarak 16 kilo meter dari site perusahaan dengan mengangkut 1 penumpang dan 2 orang crew.
Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 09.55 WIT dengan pemantauan udara yang menunjukkan adanya serpihan yang diduga berasal dari Helikopter Bell 429 PK-WSW pada koordinat 00° 37 19.8 N / 128° 06 30.0 E. Tim SAR gabungan tiba di lokasi pada pukul 10.50 WIT dan langsung melakukan proses evakuasi.
Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal pada pukul 11.59 WIT dan dibawa menuju Kamp PNE dilanjutkan jenazah korban dibawa menuju Bandara Cekel.
Untuk pemeriksaan dan proses identifikasi lebih lanjut dari Tim DVI Polda Maluku Utara, jenazah korban kemudian dibawa menuju RSUD Weda.







