Koma.id– Pengungsi etnis Rohingya kembali membuat ulah lagi. Kali ini sebanyak tiga orang melarikan diri dari tempat penampungan sementara di Gedung Balee Meuseuraya Aceh (BMA), Kota Banda Aceh, pada Selasa (22/1/2024) dini hari. Kaburnya ketiga pengungsi ini terjadi setelah dilakukan pemeriksaan di BMA, dan saat ini mereka tidak dapat ditemukan di lokasi penampungan.
Diduga, aksi kabur ini terjadi melalui gedung bagian belakang pada saat subuh, meninggalkan tanda tanya terkait keamanan dan pengawasan di tempat penampungan tersebut.
Legal Aware, Smart Digital! Mahasiswa dan Kampus Cetak Generasi Melek Hukum Siber di MA Cikande
“Ketiga pengungsi yang melarikan diri tersebut semuanya berjenis kelamin laki-laki. Mereka adalah Sana Ullah (22) Shobir Hossain (19) dan Azim Ultah (19),” kata Kasat Intelkam Polresta Banda Aceh Kompol Suryo, di Banda Aceh, dikutip.
Sementara itu, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) merencanakan deportasi warga negara Bangladesh yang turut terdampar di Aceh bersama pengungsi Rohingya.
Informasi yang dihimpun mencatat bahwa ada 35 warga negara Bangladesh yang tinggal dalam penampungan di Aceh.
Kabarnya, pemerintah berupaya mengatasi situasi kompleks ini, mencari solusi yang adil dan sesuai dengan aturan hukum, sementara ketegangan terus berkembang gegara ulah para pengungsi yang membuat warga Aceh banyak yang menolak mereka.













