Koma.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan tegas terkait polemik keterlibatan presiden dalam kampanye, menyatakan bahwa presiden memiliki hak untuk berkampanye dan memihak. Pernyataan ini disampaikannya di Pangkalan TNI AU Halim, Jakarta, pada Rabu (24/1/2024).
“Presiden tuh boleh lho kampanye, memihak juga boleh, memihak atau tidak memihak itu tergantung individu masing-masing,” ujar Jokowi, menegaskan kebebasan tersebut.
Harta Presiden Prabowo Capai Rp2,06 Triliun
Grace Natalie Siap “Adu Argumen” dengan JK
Namun, dalam konteks ini, Jokowi menekankan keharusan untuk tidak menggunakan fasilitas negara oleh pejabat publik yang juga menjadi pejabat politik bila melakukan kampanye.
“Ya boleh saja saya kampanye tetapi harus cuti tidak menggunakan fasilitas negara,”tambahnya.
Guru Besar UGM Nilai Kekhawatiran Fragmentasi Politik Akibat Parliamentary Threshold Tak Beralasan
Dalam konfirmasi terkait kemungkinan kampanye untuk pasangan calon yang didukung, Jokowi menekankan keputusan tersebut akan dilihat nanti sesuai perkembangan.
“Ya nanti saja dilihat,” ucap Jokowi.













