Koma.id– Kepala Operasi Damai Cartenz 2024, Kombes Pol Faizal Ramadhani
menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Papua. Operasi ini fokus pada penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan Kelompok Kriminal Politik (KKP) di wilayah tersebut.
Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel
“Operasi Damai Cartenz-2024 tetap memiliki fokus utama pada penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan Kelompok Kriminal Politik (KKP) di Papua. Pendekatan yang diterapkan masih sejalan dengan pola kerja tahun-tahun sebelumnya,” kata Faizal dalam keterangan tertulis, Rabu (10/1/2024).
Fungsi operasi melibatkan pembinaan masyarakat, deteksi, dan hubungan masyarakat, didukung oleh satuan tugas penegakan hukum. Operasi akan difokuskan di sembilan kabupaten, termasuk Pegunungan Bintang, Yahukimo, Mimika, Intan Jaya, Dogiyai, Puncak, Nduga, Jaya Wijaya, dan Jayapura di Provinsi Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2024 AKBP Bayu Suseno menekankan bahwa fokus operasi tetap pada penegakan hukum terhadap KKB dan KKP. Ia juga mengungkap tantangan seperti kasus penyanderaan Pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, oleh Pimpinan KKB Nduga Egianus Kogoya.
Bayu berharap dengan perpanjangan operasi ini, situasi keamanan di Papua dapat terus ditingkatkan, dan upaya penegakan hukum dapat membawa Papua menuju keadaan yang lebih aman dan damai pada tahun 2024.
“Dengan perpanjangan operasi ini, diharapkan situasi keamanan di Papua dapat terus ditingkatkan. Sementara upaya penegakan hukum terhadap kelompok kriminal bersenjata dan politik dapat menciptakan Papua yang lebih aman dan Damai,” tutupnya.













