Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Politik

Polemik ‘Tukang Fitnah’ KPU vs Roy Suryo Terus Bergulir

Views
×

Polemik ‘Tukang Fitnah’ KPU vs Roy Suryo Terus Bergulir

Sebarkan artikel ini
Roy - Suryo
Pakar telematika, Roy Suryo.

Koma.id Polemik tajam antara pakar telematika, Roy Suryo, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengenai istilah ‘Tukang Fitnah’ masih bergulir. Perseteruan ini mencapai titik klimaks setelah Roy Suryo memberikan somasi kepada Ketua KPU, Hasyim Asy’ari, sebagai respons terhadap ucapan merendahkan yang dinilai menyerang kehormatan dan martabatnya.

Kuasa hukum Roy Suryo, Ristan BP Simbolon, menyatakan bahwa tudingan yang dilontarkan oleh Hasyim telah merusak citra kliennya. Somasi ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan klarifikasi atas pernyataan yang dianggap mencemarkan nama baik.

Silakan gulirkan ke bawah

Sementara itu, Komisioner KPU, Betty Epsilon Idroos, memberikan tanggapan singkat terkait somasi tersebut. Dalam rapat pleno, Hasyim disebut telah menyampaikan isu tersebut dan menghadapi konsekuensi, termasuk somasi dari Roy Suryo. Betty menyatakan bahwa KPU siap menanggapi dan menjalani proses hukum dengan baik.

“Tadi rapat pleno, ketua menyampaikan ada hal demikian dan ketua menyampaikan semua konsekuensi pekerjaan, salah satunya mendapatkan somasi, menjadi… akan dilalui sebaik mungkin oleh ketua,” ucap Betty.

 

Selain polemik ‘Tukang Fitnah’, isu kontroversi juga berkembang terkait surat suara ke Taipei. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) turun tangan dengan melakukan pengusutan terhadap Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Taipei. Diduga melanggar prosedur pengiriman surat suara pemilihan metode pos, PPLN Taipei menjadi sorotan dalam menjalani proses pemilihan umum.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menjelaskan bahwa pengusutan dilakukan untuk menegakkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 25/2023 tentang Pemungutan Suara. Selain itu, Bawaslu menyoroti ketidakpatuhan KPU terhadap hukum karena surat suara di Taipei ditemukan rusak.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.