Koma.id – Hasto Kristiyanto disebut provokator atas dugaan menjelekkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarga di acara konsolidasi PDIP. Hal imi diungkapkan oleh Ketua Umum PPJNA 98, Anto Kusumayuda.
“Video yang beredar ada dugaan Hasto menjelekkan Jokowi dan keluarga. Ini menunjukkan Hasto itu provokator,” kata Anto, Senin (11/12/2023).
“Hasto suka membikin drama mewek,” sambungnya.
Mahfud MD: Cukup Ubah Satu Pasal untuk Alihkan Pidana Umum Prajurit TNI ke Peradilan Umum
Sikap yang dilakukan Hasto, kata Anto, menunjukkan ada kepanikan akan kalah di Pilpres 2024.
“Suara Ganjar itu hanya sama dengan suara PDIP. Ini yang membuat panik Hasto dan beberapa elite PDIP,” jelas Anto.
Namun menurutnya masyarakat kini lebih cerdas dalam memilih pemimpin bangsa Indonesia yang suka persatuan dan menolak perpecahan.
“Yang suka menyebarkan fitnah dan adu domba tidak akan dipilih rakyat,” papar Anto.
Ia juga mengutarakan, hasil terbaru survei Kompas menunjukkan Prabowo-Gibran menempati posisi pertama.
“Ini menunjukkan rakyat Indonesia mengingingkan keberlanjutan program Presiden Jokowi,” pungkasnya.









