Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Keamanan

Kontroversi Anyar Jessica Wongso di Medsos, Mengaku Dipaksa Akui Pembunuhan Mirna!

Views
×

Kontroversi Anyar Jessica Wongso di Medsos, Mengaku Dipaksa Akui Pembunuhan Mirna!

Sebarkan artikel ini
Kontroversi Anyar Jessica Wongso di Medsos, Mengaku Dipaksa Akui Pembunuhan Mirna!

Koma.id – Sebuah gelombang perbincangan dan kontroversi telah mengguncang jagad media sosial sejak tayangnya film dokumenter tentang kasus misterius kopi sianida yang melibatkan Jessica Kumala Wongso di Netflix diputar. Film dengan judul, “Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso,” kini menjadi perbincangan banyak orang, memecahkan suasana karena ada gambaran serangkaian peristiwa  yang terjadi pada Januari 2016 lalu.

Film dokumenter ini membuka perspektif-perspektif yang berbeda. Dampaknya yang luar biasa membuat masyarakat semakin penasaran dengan pembicaraan mengenai Jessica Wongso. Salah satu sorotan yang paling mencolok adalah pengakuan Jessica bahwa dirinya ditekan untuk mengakui pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin.

Silakan gulirkan ke bawah

Jessica Wongso mengungkapkan saat dirinya menjadi tersangka dalam kasus kopi sianida yang ditangani oleh Polda Metro Jaya. Di dalam persidangan yang telah mencapai babak ke-26, Jessica menggambarkan momen yang mengguncang hatinya ketika mantan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, kala masih berpangkat Kombes Pol dan kini Irjen Krishna Murti, mengunjunginya di balik jeruji besi.

Dalam pertemuan tersebut, Krishna Murti mengeluarkan pernyataan dramatis yang membuat Jessica selalu mengenang dan tak bisa ia lupakan.

“Saya di datangi pak Krishna dia bilang ‘Saya turun ke tahanan sudah jatuhin harga diri saya’. Pak Krishna juga bilang ‘Saya tanda tangani surat penahanan kamu, bismilah dan berdoa, saya mempertaruhkan jabatan saya demi Allah,” kata Jessica pada 28 September 2016 silam.

Dengan mata berkaca-kaca, Jessica juga mengungkapkan bahwa pada saat itu, dirinya dipaksa untuk mengaku sebagai pelaku pembunuhan Mirna. Bahkan, Jessica mengakui bahwa Krishna Murti pernah menyinggung tentang hukuman yang akan dijatuhkan jika dirinya bersedia mengaku.

“Dan dia juga ajak saya ngomong katanya ‘Mendingan kamu ngaku palingan kamu dihukum 7 tahun dan dipotong ini itu jadi sebentar, saya juga tidak akan kasih kamu dihukum seumur hidup atau mati,’ kata Jessica sambil menirukan perkataan Krishna Murti di hadapan majelis hakim.

Ketika Jessica harus menjalani masa tahanan, dirinya mengalami depresi yang sangat berat. Ia merasa bahwa kondisi tahanan yang tidak layak membuatnya semakin terpuruk. Jessica bahkan mengakui bahwa ia enggan bersosialisasi dengan narapidana lain karena takut menjadi sasaran intimidasi.

“Pernah juga suatu malam, hujan besar. Banjir dan kecoa pada keluar semua, tapi saya tetap di situ. Saya stres, menderita, sangat tidak manusiawi saya empat bulan disitu. Dan saya diingatkan saat saya masuk (tahanan) katanya nanti saya dibully makanya saya takut sama tahanan lainnya,” kata Jessica.

Namun, Krishna Murti, dengan tegas membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia menegaskan bahwa ia tidak pernah memaksa Jessica Kumala Wongso untuk mengaku sebagai pembunuh Wayan Mirna Salihin.

“Saya tidak pernah melakukan apa yang disampaikan pengacaranya. Bukan model saya melakukan hal-hal seperti itu,” tegasnya di Jakarta.

Krishna menjelaskan bahwa dalam pemeriksaan, ia hanya meminta Jessica untuk berbicara sesuai dengan fakta yang diketahuinya mengenai kematian Mirna.

“Saya meminta dia berbicara sesuai fakta. Kalau tidak ingin bicara pun, tidak masalah sama sekali. Saya hanya memberinya kesempatan membeberkan fakta,” ucapnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.