Koma.id – Anggota polisi Brigadir Andika dari unit Jatanras Polresta Barelang, Kota Batam, menjadi sasaran amuk demonstran dalam unjuk rasa penolakan relokasi di Rempang.
Dalam sebuah tanyang video yang diterima Koma.id, massa demonstran terlihat jelas melancarkan aksi brutal membabi buta menyerang aparat yang berjaga.
Para demonstran juga tak tanggungnya menyerang aparat dengan senjata seperti batu, molotov hingga benda-benda lainya yang sangat membahayakan aparat dan warga sekitar.
Selain itu, massa juga merusak fasilitas publik hingga kaca-kaca gedung di lokasi unjuk rasa.
Dalam video tersebut juga seorang polisi mengalami luka cukup serius dengan darah yang mengalir akibat amukan massa yang secara tak manusiawi mengeroyok aparat.
Petugas gabungan yang berjaga saat ini, masih berusaha menghadang warga yang beberapa sudah masuk ke dalam halaman kantor BP Batam.
Aksi demontrasi masyarakat Melayu digelar di depan kantor BP Batam hari ini.













