Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Banyak Opini Liar Deskreditkan Lantas Polresta Bukittinggi ! Giring Narasi Tak Benar, Pembuat Konten Dipanggil & Alasannya Cuma Cari Follower

Views
×

Banyak Opini Liar Deskreditkan Lantas Polresta Bukittinggi ! Giring Narasi Tak Benar, Pembuat Konten Dipanggil & Alasannya Cuma Cari Follower

Sebarkan artikel ini
Penindakan tulang oleh Polisi.
Penindakan tulang oleh Polisi.

Bukittinggi – Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP Ghanda Novidiningrat, buka suara soal video viral yang memperlihatkan anak buahnya melakukan penilangan. Menurut dia, anggotanya itu telah melakukan penilangan sudah sesuai prosedur

“Dalam penindakan pelanggaran lalu lintas, kami juga mengikuti instruksi dari Kapolri ke Korlantas Polri. Yang mana dalam penindakan pelanggaran tidak boleh dengan razia. Namun kalau ada pelanggaran saat kami patroli, akan kami tindak dengan cara diberhentikan di tengah jalan. Ini sudah sesuai SOP,” katanya dikonfirmasi, Sabtu (12/8/2023).

Silakan gulirkan ke bawah

Pasca video penilangan itu viral, diakuinya banyak opini liar dari masyarakat salah satunya harga tilang yang tentang tidak wajarnya harga tilang dan anggotanya yang disebut mencari kesalahan pengendara.

“Pada saat penindakan itu, anggota kami juga tidak meminta pembayaran di lokasi. Pembayaran itu pada bank yang mitra kami, dan dibayarkan pada saat sidang. Saat ini banyak masyarakat beranggapan pembayar pada polisi. Padahal pergerakan uang tidak ada sama kami,” ujarnya.

“Dari viralnya video itu, serta ditambah narasi tidak benar. Kami sudah mencari pembuat konten. Kami meminta klarifikasi terhadap video itu. Dan kami sudah bertemu dengan si pembuat konten, mereka semua juga tidak pernah kena tilang sama anggota kami,” sambungnya.

Kata AKP Ghanda, tujuan beberapa orang yang memviralkan video anggotanya saat penindakan hanya sebatas mencari followers di media sosial. Saat ini menurutnya sudah ada empat orang yang diminta keterangan terkait viralnya anggotanya melakukan penindakan.

“Bahkan video viral dinarasikan kami menanyakannya BPKB saat penilangan. Padahal setelah kami minta klarifikasi, hanya dia salah dengar. Untuk orang ini juga sudah minta maaf juga,” jelasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.