Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Ada Kaitannya dengan Isu HAM, Akademisi : Kawal Revisi UU TNI

Views
×

Ada Kaitannya dengan Isu HAM, Akademisi : Kawal Revisi UU TNI

Sebarkan artikel ini
Ada Kaitannya dengan Isu HAM, Akademisi : Kawal Revisi UU TNI

Koma.id – Dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya, Toetik Rahayuningsih menegaskan bahwa pembahasan Revisi UU 34/2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dilakukan pemerintah bersama DPR RI harus mendapat perhatian khusus. Terutama, dalam aspek keterpenuhan hak asasi manusia (HAM).

Revisi UU TNI ini harus dikawal, khususnya terkait dengan isu hak asasi manusia,” ujar Toetik dalam diskusi bertajuk “Problematika Revisi UU TNI Ditinjau dari Perspektif Hukum, Politik dan Hak Asasi Manusia” yang digelar di Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (27/7).

Silakan gulirkan ke bawah

Pesan Toetik itu diamini Ketua Badan Pengurus Centra Initiative Al Araf. Pasalnya, kata dia, pembahasan revisi UU TNI memang terkesan dilakukan tertutup dari pengamatan publik.

Al Araf menyoroti pembahasan revisi UU TNI, yakni soal pengerahan prajurit TNI dalam tugas operasi militer selain perang. Termasuk perluasan penempatan prajurit TNI aktif dalam lembaga sipil.

“Dalam revisi UU TNI tugas operasi militer selain perang menjadi sangat banyak, salah satu tugas selain perang yang berbahaya adalah atas nama menjaga keamanan, proyek pembangungan nasional militer dilibatkan,” terangnya dalam diskusi yang digelar Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Airlangga bersama Imparsial itu.

Menurutnya, rencana itu sangat berbahaya tanpa dijelaskan batasan yang pasti terkait kondisi keamanan seperti apa yang menuntut prajurit TNI dikerahkan dalam pengamanan proyek nasional.

“Pasal ini kepentingan ekonomi politiknya sangat tinggi, yakni menempatkan militer dalam urusan keamanan dalam negeri melaksanakan tugas lain yang ditetapkan oleh presiden guna mendukung pembangunan nasional. Artinya ini sangat luas sekali dan berbahaya,” tandasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.