Koma.id– Stadion Jakarta International Stadium (JIS) menjadi sorotan tajam setelah diketahui tak sesuai dengan standar FIFA. Temuan ini tidak hanya menimbulkan kritikan dari berbagai pihak, tetapi juga menciptakan iklim politik yang panas.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI dan pemerintah pusat berusaha keras memperbaiki stadion ini agar memenuhi standar FIFA untuk digunakan dalam Piala Dunia U-17 mendatang.
Salah satunya dengan membangun Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), di Jakarta Utara.
Proyek ini pun disebut-sebut sebagai upaya dari kritikan pemerintah yang mengatakan bahwa kesulitan akses transportasi menuju JIS. Sehingga
Pemprov DKI Jakarta menjawab polemik tersebut dengan membangun stasiun baru.
Progres dari pembangunan Stasiun JIS sudah memasuki ke tahap 30 persen.
“Saat ini kami sedang siapkan stasiun KRL sementara di JIS yang dalam proses pembangunan, kita harapkan ini memperkuat layanan angkutan umum ke Stasiun JIS,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, Senin (3/7/2023).
Sementara kelompok pendukung Anies Baswedan terus memanfaatkan isu ini untuk menyerang pemerintahan Jokowi.
Bahkan, Anggota tim delapan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Sudirman Said merasa pemerintah kerap mencari-cari kekurangan Anies.
Hal itu ia sampaikan terkait rencana pemerintah pusat yang ingin merenovasi Jakarta International Stadium (JIS) yang hendak diajukan ke FIFA sebagai salah satu venue Piala Dunia U-17 2023.
“Kok pemerintah pusat seperti terus mencari-cari kekurangan? Apa salahnya mengakui ada karya anak bangsa yang bermutu tinggi?” ujar Sudirman dalam keterangannya, Rabu (5/7).






