Koma.id, Jakarta – Politikus Partai Solidaritas Indonesia, Guntur Romli menuding Denny Indrayana ‘ngaco’ karena berniat memakzulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebagaimana diketahui, Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM ini mengirimkan surat terbuka kepada pimpinan DPR RI.
Dalam surat itu, Denny menyinggung soal proses pemecatan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas sikap tidak netral alias cawe-cawe dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
YLBHI: Urusan Begal Bukan Tugas Tentara
Denny Indrayana menuturkan bahwa sikap cawe-cawe Presiden Jokowi jauh lebih berbahaya sehingga layak untuk dimakzulkan. Menurutnya, Jokowi telah menggunakan kekuasaan dan sistem hukum untuk menjegal Anies Baswedan menjadi calon presiden.
Sekarang Bukan Lagi Isu Dwifungsi, TNI Dinilai Sudah Masuk ke Semua Sektor Dari MBG hingga Koperasi
Namun bagi Guntur Romli, pernyataan Denny Indrayana tidak akan membuat pengaruh apa-apa
“Hanya membenturkan tembok keras kepercayaan, kepuasan rakyat Indonesia terhadap Presiden Jokowi semakin kuat, semakin besar dan tidak akan membuat pengaruh apa-apa,” ujar Guntur Romli dalam YouTube Short Cokro TV.
Guntur Romli juga mendesak kepolisian untuk bekerja berdasarkan pengaduan, laporan, dan bukti-bukti untuk proses hukum yang akan menjerat Denny Indrayana.












